Loading...

Soal Mobdin Pake Mudik, Cellica & Jimmy Beda Pendapat, Nah Loh

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Jumat, Juni 16

KARAWANG,PEKA. - Soal kendaraan dinas (plat merah) digunakan mudik oleh pejabat, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana  dan Wakilnya, Jimmy Akhmad Zamakhsyari beda pendapat.
Cellica sendiri memperbolehkan mobil dinas digunakan mudik, sementara Jimmy melarang, bahkan ada sanki bila digunakan mudik.
dr. Cellica Nurrachadiana (Bupati Karawang) -
Jimmy A. Zamakhsyari ( Wakil Bupati Karawang)

Perbedaan itu membuat masyarakat geli, artinya tidak ada suatu komunikasi yang baik diantara mereka.

Bahkan Cellica membantah jika kebijakan memperbolehkan mobil dinas dipakai mudik untuk melecehkan Menteri Dalam Negeri. Cellica mengaku punya alasan mobil dinas boleh digunakan mudik oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).


"Sekarang kan banyak kasus pencurian. Saya khawatir kedaraan dinas itu nantinya hilang kalau disimpan," ujar Cellica, kepada wartawan.

Kata Cellica sebelumnya kasus seperti itu sering terjadi di Karawang. Pihaknya harus menangani Tuntutan Ganti Rugi (TGR) akibat aset pemda yang hilang. Walhasil, Cellica beranggapan aset negara termasuk kendaraan dinas harus diselamatkan.


"Tahun lalu juga ada mobil dan motor dinas yang digondol maling," ujarnya.

Cellica mengaku khawatir pencurian kendaraan dinas tersebut sampai merugikan negara. Ia mencontohkan kasus pencurian mobil dinas seorang anggota DPRD Karawang pada Ramadan tahun 2016. Ada juga pencurian motor aset pemda.

"Pencurian itu terjadi saat rumah korban kosong melompong," ungkapnya.

Menurut Cellica, meski dilarang, tak sedikit para ASN di Karawang yang mudik menggunakan mobil dinas. Dengan alasan itu Cellica mempersilahkan penggunaan mobil dinas untuk mudik lebaran. Tentu dengan syarat, harus meminta izin paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran.

"Dalam waktu dekat saya akan membuat surat edaran bagi ASN yang berminat meminjam mobil dinas untuk mudik," ujarnya.

Selain itu Cellica juga mengimbau para ASN yang mudik memakai kendaraan pribadi untuk menitipkan kendaraan dinas mereka kepada keluarga atau saudara.

"Pada dasarnya kami mematuhi peraturan Mendagri, namun disertai klausul pengecualian bagi para ASN yang tidak memiliki mobil pribadi," tandasnya.#oca/fr

Previous
« Prev Post

Related Posts

Jumat, Juni 16, 2017