Tokoh Lintas Desa Diingatkan Cegah Trafficking - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Minggu, 04 Juni 2017

Tokoh Lintas Desa Diingatkan Cegah Trafficking

KARAWANG - PEKA - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Karawang, berencana sosialisasikan Pendidikan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPTO) pada 12-13 Juli mendatang. 

Ilustrasi Trafficking
Program dari Kemendikbud tersebut, selain menyasar remaja rentan, juga akan melibatkan para tokoh lintas desa untuk pemahaman ancaman trafficking.
 

Sekretaris SBMI Karawang, Fodil mengatakan, kegiatan sosialisasi ini akan melibatkan ratusan peserta dari dua Kecamatan, yaitu Cilamaya Wetan dan Lemahabang. Diharapkan, penekanan angka traficking di desa-desa bisa menjadi pemahaman bersama, utamanya dikalangan remaja rentan. Sejauh ini, pihak SBMI masih menyiapkan segala sesuatunya untuk suksesi sosialisasi ini yang akan digelar selama 2 hari tersebut.

"Para pesertanya lintas tokoh desa dari 2 Kecamatan, kita baru rapat-rapat internal," Pungkasnya.
Ketua SBMI Karawang, Didin Sakri Chaerudin mengatakan, kegiatan PPTO ini dilaksanakan Berdasaekan Peraturan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Pendidikan Masyarakat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang kebetulan SBMI menjadi salah satu mitra pegiat yang dipercaya untuk mensosialisasikannya. 

Atas dasar peraturan Dirjen Nomor 09 Tahun 2017, sosialisasi PPTO ini bertujuan untuk memperkuat layanan pencegahan, sebagaimana dasar hukumnya pada UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO dan Perpres no 69 Tahun 2008. Pelaksanaannya sendiri sebut Didin, di Karawang ini akan digelar pada 12-13 Juli mendatang yang lokasinya masih dalam bahasan internal pengurus.

"Insya Allah kita akan sosialisasikan kegiatan ini pada bulan depan," Ungkapnya.
Didin menambahkan, Pendidikan TPPO adalah usaha sadar dalam meningkatkan pemahaman wawasan dan untuk melakukan pencegahan TPPO melalu sosialisasi, advokasi, peningkatan kapasitas dan pendampingan masyarakat sebagai upaya mencegah terjadinya TPPO. 

Pesertanya sendiri, akan melibatkan tokoh lintas desa disamping remaja rentan, seperti Kepala Desa, Sekdes, BPD, RT, RW Tokoh agama, tokoh  masyarakat hingga pengurus organisasi sosial. Semuanya akan dihadirkan untuk mendengarka pemaparan selama 2 hari, baik oleh Pejabat di Kementrian, Bupati Karawang, Kepala Dinas Pendidikan dan aktivis lainnya. Diharapkan, semua agenda kegiatan ini berjalan lancar, sebab dampak positifnya adalah bisa menekan angka Trificking atau perdagangan orang lebih banyak di Karawang, minimialnya para peserta ini bisa memahami lebih dalam kaitan pencegahannya.

"Insya Allah kita upayakan dibuka langsung ibu Bupati, dan pemateri lainya dari Kementrian dan Dinas terkait," Ujarnya.#rs-fr.
Posting Komentar