Akibat Prustasi Warga Karawang Akhir Bunuh Diri

0
KARAWANG-.Diduga prustasi akibat penyakit komplikasi yang dideritanya bertahun-tahun, Tacim, warga Dusun VI RT 01/01 Desa Sumurgede kecamatan Cilamaya Kulon memilih mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di pohon lamtoro atau pete samping Irigasi Rabu pagi 5/7. Kakek berusia 51 tahun ini ditemukan istrinya sudah dalam keadaan meninggal dunia sesaat setelah keluar rumah pukul 05.00 Subuh.


Istri Korban, Isih (46) mengatakan,
Dirinya mengaku kaget sesaat setelah keluar rumah pada pukul 05.00 pagi, karena suaminya yang selama ini menderita penyakit komplikasi menggantung tak jauh dari rumahnya di Dusun VI RT 01/01. Saat kejadian, dirinya langsung menangis histeris melihat suaminya menggantung dipohon dengan ikatan tambang. Tidak ada ucapan dan pesan mencurigakan sebelum suaminya keluar rumah." Pas keluar rumah langsung melihat menggantung saja pagi-pagi," Ungkapnya.

Kapolsek Cilamaya Kompol Dadang Gunawan mengatakan, kejadian gantung diri terjadi di Pohon lamtoro/pete dengan alamat Dusun VI Rt 01/01 Desa Sumurgede pada Rabu pafgi 5/7. Korban atas nama Tacim berusia 51 tahun. Menurut keterangan saksi ke 2 yaitu pohon lamtoro dengan menggunakantali tambang dan diikatkan ke leher dan diikatkan kembali ke pohon yang ada didekat rumahnya dan diketahui sudah meninggal dunia,menurut keterangan saksi 2 bernama Dami, Ipar korban. Diduga, Tacim menggantung diri motifnya karena prustasi pada penyakit komplikasi yang di deritanya yang tak kunjung sembuh. Korban, sambung Dadang, menggantungkan diri dengan menggunakan tali tambang dan diikatkan ke leher, kemudian talinya diikatkan kembali ke pohon yang ada didekat rumahnya dan baru diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia oleh istrinya sendiri pada pukul 05.00." Diduga prustasi akibat penyakit komplikasi yang dideritanya ," Ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Terus Kapolsek, pihak korban melaporkan kejadiannya ke Mapolsek cilamaya, namun, setelah dilakukan pengecekan ke Tkp saksi 2 atau Ipar korban, menolak untuk dilakukan autopsi dan di buatkan surat pernyaataan data. Pihaknya langsung melakukan tindakan selain mendatangi TKP dan Meminta keterangan para saksi saksi ditempat lokasi kejadian, juga Membuatkan Laporan kejadian." Langsung di evakuasi dan diambil tindakan," Pungkasnya.

Penulis :Rs.

Posting Komentar