Di Karawang Bermain Medsos "Dari Marebot Sampai Tukang Gebot " - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

Sabtu, 08 Juli 2017

Di Karawang Bermain Medsos "Dari Marebot Sampai Tukang Gebot "


Karawang-,Kehadiran teknologi dijaman globalisisasi menjadi sebuab fenomena yang membuat bulu kuduk merunding bila mempelajari dampak negativenya.Padahal tidak bijak bila terlalu menyalahkan alat komunikasi hasil teknologi yang canggih seperti  medsos penyebab utamanya.Apapun namanya barang kalau salah guna bisa membahayakan atau mencelakakan pemakainya.(8/7/2017).
Kemajuan hasil  teknologi misal beragam medsos yang digunakan oleh warga dimana-dimana pada masa kini jangan ditanya lagi dampak negativenya.

Bukan sepuluh atau dua puluh orang telah menjadi korban salah maanfat, bahkan konyolnya ada diantara mereka harus berurusan dengan anak -istri (akibat selingkuh,red),bertengkar dengan sanak saudara,tetangga,teman,rekan,mitra sampai kepada berhadapan dengan hukum.

Jatnika Warta warga asal Kepuh menyebutkan penggunaan medsos hampir bisa dikatakan merata di Kabupaten Karawang."Kasar kata dari pejabat sampai penjahat,dari yang tua sampai mata jelita,dari pengusaha dan penguasa sampai kepada penjualjasa umum dan seks ,dari politkus sampai tukang bungkus,dari merebot sampai tukang ngagebot serta selanjutnya mereka pasti sudah menggunakan medsos".Demikian disampai oleh pengusaha bidang jasa ini.

Padahal kata Jatnika,medos sudah berdampak positip misal diantaranya menyambungkan walau ada perbedaan kedudukan,harta,sosial,pembangunan selain mampu bisa merapatkan yang berbeda agama,rasa,suku diantara sesama dengan terbukti mereka para pengguna medsos bisa berbaur dalam satu komonitas misal disebut Nitzein.Namun sayang kebaikan dari adanya macam teknologi informasi dan komunikasi tersebut banyak pula di azaz manfaatkan oleh oknum-oknum berbagai lapisan di masyarakat,pungkasnya.

Berbeda tempat narasumber lain di Karawang menyebutkan senada bahwa penggunaan medsos hampir bisa dikatakan merata dari peloksok desa sampai pusat kota.

Dari ibu-ibu rumah tangga sampai sauminya pun serta -merta main bermedsos utama facebook,ujar Ujang di Rengasdengklok.

Kalau saat ini hemat saya banyak modorotnya bermain medsos kalau ga tahu manfaat aslinya karena tak jarang dianatara kaum hawa dan adam bertengkar di Karawang,ungkapnya.

Ada yang lebih jengkel dan khawatir lagi,lanjutnya.

"Kalau lagi berkumpul dimanapun atau diacara bersilahturami keluarga sering banget melihat diantara pengguna medsos bukan ngobrol asik untuk memperet tali silaturhami tapi enjoynya mereka bermain akun medsos masing-masing".Pungkas Ujang.

Di Jayakerta ada hampir sama berpendapat hal medsos.

Buat apa main medsos kalau hanya untuk ngomongin orang lain berupa gibah,fitah,umbar kebencian dan lainnya,ucap Sohib.

Saya pernah memiliki medsos berupa akun facebook tapi kelamaan jadi mual dan dongkol karena banyak banget negative dibandingkan positipnya."Saya lebih baik ga main medsos dan untuk orang lain terserah karena hidup adalah pilihan,tambahnya.

Cek saya mah singkat hal bermain medsos ,terang Uya warga Batujaya.

Hanya habis-habisin kuota doang ,mun rek ulin Fb-an kudu boga hate dua,ulah gede ambek jeng sing kuat duitna da loba gogoda ti jalma-jalma tertentu nu soak ngajak lacur jeng sajabana,tegas dia.

Leres kang teu sadayana nu main facebook kitu,eta mah saur abdi oge jalma soak sanes nu cageur otak jeng hatena.Kuring rumasa jalma lemah duit jeng iman matak ngabatasan diri ku teu maen medoss,pungkas Uya.

Berita Sebelumnya :

Wowww Pejabat Karawang Mulai Enggan Bermedsos

Posting Komentar