Inspektorat Tunda Pemeriksaan Kecamatan Cilamaya Wetan - Pelita Karawang

Breaking

Post Top Ad

Senin, 03 Juli 2017

Inspektorat Tunda Pemeriksaan Kecamatan Cilamaya Wetan

Karawwang,PEKA.- Hari pertama masuk kerja Senin 3/7, staff dan pejabat dilingkungan Kantor Camat Cilamaya Wetan siap-siap digarap pemeriksaan reguler tahunan Inspektorat. Namun, terhalang padatnya kegiatan halal bi halal di Pemkab dan Khitanan Putra Wakil Bupati Karawang di Telagasari, agenda pemeriksaan yang mulai start di Kecamatan paling timur Karawang tersebut batal dilaksanakan. Rencananya, baru hari Selasa ini 4/7, kegiatan pemeriksaan tersebut baru akan dimulai.



Kasie Kesos Kecamatan Cilamaya Wetan, Amir mengatakan, pemeriksaan reguler dari Inspektorat tahun ini seyogyanya langsung digelar pada Senin 3 Juli, atau pertama masuk kerja setelah libur lebaran. Beragam persiapan sudah dimatangkan, baik administrasi maupun konsumsinya. Namun, berhubung pejabat Inspektoratnya ada kesibukan halal bi halal di Pemkab dan padatnya kegiatan, jadwal pemeriksaan mundur sehari di hari selasanya. Meskipun demikian, para Kades yang sudah datang, pejabat Kecamatan tetap dibreafing untuk persiapannya, lagi pula konsumsi yang sudah siap harus sudah langsung disantap karena khawatir kadaluarsa." Konsumsi ya sudah dibagikan saja seadanya, tinggal besok lagi disiapkan," ungkapnya.

Sekretaris Camat Cilamaya Wetan, Wardi SH mengatakan, pemeriksaan inspektorat bukan batal, melainkan hanya dipending saja akibat padatnya jadwal halal bihalal di lingkungan Pemkab Karawang dan OPD masing-masing. Namun demikian, peserta yang sudah hadir seperti para Kades, staf dan Kasie Kecamatan tetap di breafing jelang persiapan pematangan pemeriksaan tahunan tersebut. Karena, ia berharap, hasil pemeriksaan nantinya bisa sempurna langsung 100 persen," setiap temuan ya alhamdulillah dilengkapi, demi tercapainya 100 persen sempurna," ungkapnya.

Wardi menambahkan, mencapai 100 persen itu sulit, sebab, selama usia keberadaan kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, tanahnya sejauh ini masih belum disertifikatkan alias belum menjadi Asset Pemkab. Itu yang akan selalu menjadi kendala setiap tahunnya, lain halnya dengan kantor lainnya sebut Wardi, seperti UPTD Pendidikan, BKPD dan lainnya yang sudah bersertifikat, bahkan parahnya memang, meskipun Kecamatan ini induk dan sudah memekarkan satu Kecamatan lain yaitu Cilamaya Kulon, sejauh ini tetap saja belum ada Akte jual Beli (AJB) maupun bersertifikat, disisi lain, ahli waris dan pemiliknya juga memang tidak banyak menuntut lain-lain." Jangankan sertifikat, AJB saja belum, ini yang akan selalu menjadi kendala," Ungkapnya.#Rsg


Posting Komentar