Segera Dibentuk Piker di Sekolah

0
Karawang-. Selain Dinas Kesehatan (Dinkes) yang mulai gencar sosialisasikan vaksin campak dan Rubella, UPTD KB juga mulai sasar anak-anak SMA untuk membentuk komunitas Pusat Informasi Kesehatan Remaja (PIKER), selain bertujuan sehat reproduksi, juga menekan angka perkawinan di usia dini dikalangan pelajar. 

Kepala UPTD KB Kecamatan Lemahabang, Enjat Sudrajat mengatakan, menekan angka perkawinan usia dini, pihak UPTD KB memiliki program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dan penyuluhan reproduksi remaja dikalangan siswa. Itu dibalut dalam program Pusat Informasi Kesehatan Remaha (Piker) yang akan dibentuk di SMA/SMK yang ada, nantinya yang mengisinya adalah para siswa kelas X, untuk kemudian memberikan pemahaman dan menyampaikan ke teman-teman lainnya kaitan reproduksi, PUP maupun ancaman narkotika disekolahnya. " Kita akan bentuk Piker di sekolah, sasarannya ya siswa kelas X SMA/SMK, nanti ada tindaklanjut dan penyuluhannya," Katanya.

Enjat menambahkan, versi Kantor Urusan Agama (KUA) usia perkawinan itu standarnya untuk laki-laki 20 tahun dan Perempuan 18 tahun, namun dalam Piker ini berbeda, dimana pndewasaan usia perkawinan ini di harapkan terwujud yaitu laki-laki usia 25 tahun dan perempuannya 21 tahun. Karenanya, ini secara medis bisa berdampak pada reproduksi remaja dan beresiko jika terlalu dini menikah pada kelahirannya yang berbahaya." Dalam pendewasaan Usia Perkawinan ini beda antara standar KUA dengan KB," Ujarnya.

Ia berharap, Kepala Sekolah dan guru-guru termasuk orangtua bisa mendukung program Piker ini, sebab tanpa kerjasama yang baik, suksesi program ini mustahil berjalan dengan baik. Karenanya, mengenal reproduksi, usia perkaiwinan dan narkotika, para siswa harus kontinyu dibina penyuluhanya baik oleh Penyuluh KB, BNNK maupun instansi lainnya, sehingga saat sudah mengenal dan tim piker ini berjalan, secara estafet bisa dilakukan dan difahami menyeluruh oleh para remaja di Karawang." Penyuluhan bukan saja dari KB, nanti dilibatkan pula dari BNNK dan intansi lainnya," Pungkasnya.

Penulis :Ruri
Editor : Farida
Posting Komentar