Sisir Warga Sakit & Udzur,Warga Minta Layanan Motor E KTP - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Jumat, 21 Juli 2017

Sisir Warga Sakit & Udzur,Warga Minta Layanan Motor E KTP


Karawang,-.Layanan administrasi Kependudukan diminta dibuatkan inovasi untuk mempercepat target seperti perekaman e KTP. Ketiadaan UPTD dan kendaraan operasional yang memadai untuk diakses, membuat masyarakat kewalahan untuk sekedar direkam dan memiliki kartu identitas tersebut.(21/7)

Warga Lemahabang,Afas (30) mengatakan,perekaman e KTP betapapun canggihnya, tetap saja masih sulit diakses masyarakat desa, khususnya yang sudah berusia udzur dan sakit kronis. Disatu sisi layanan gebyar pelayanan terpadu untuk memotivasi perekaman gencar dilakukan demi target, disisi lain masyarakat tetap saja tidak mudah mendapatkan identitas sekrusial e KTP, bahkan lebih banyak mengandalkan jasa biro untuk mengurus segala sesuatunya. Pasalnya, ketiadaan blanko dan kerumitan admministrasi itu membuat masyarakat enggan mengurus perekaman secara tuntas, akibatnya setiap kali mengurus layanan kependudukan, masyarakat semakin malas, apalagi yang sudah masuk dunia kerja, berdagang dan usaha lainnya. Betapapun sebut Afas, Pemerintah sudah mempermudah seperti membuat e KTP cukup dengan KK tanpa pengantar, atau syarat lainya. Padahal sebut Afas, yang dibutuhkan masyarakat itu adalah layanan yang semakin dekat diakses dan dijemput optimal." Yang dibutuhkan masyarakat itu pelayanan yang semakin dekat di akses, dipermudah apapun kalau jauh-jauh ngurusnya ya susah juga," Ujarnya.

Lebih jauh Ia menambahkan, akses yang lebih dekat itu sebutnya adalah seperti pelayanan perekaman yang menjangkau langsung ke Dusun-Dusun, seperti menggunakan sepeda motor khusus, atau kendaraan mobil yang datang khusus ke desa-desa. Sekarang, tambahnya, bagaimana mungkin bisa dijangkau cepat, jika menangani 309 Desa dan Kelurahan, kendaraan Disdukcatpil saja hanya satu Unit, itupun di stand by di pusat Kecamatan. Oleh karenanya, saaran Afas, Pemkab ini perlu inovasi untuk hal-hal semacam ini, karena tidak sedikit masyarakat khususnya yang sakit kronis, atau sudah berusia udzur tidak bisa direkam karena faktor yang tidak bisa dipaksa-paksa. Tangani yang udzur dan sakit bagaimana ? Ini harusnya ada inovasi agar masyarakat bisa menjangkau lebih dekat," Ungkapnya.

Kasie Kependudukan Kecamatan Lemahabang, Ade Saepudin mengatakan,disatu sisi memang sulit menjangkau masyarakat yang berusia lanjut dan yang sakit kronis untuk bisa direkam, disisi lain target perekaman terus dikejar setiap bulannya bisa masuk lebih banyak. Sementara, 1 unit mobil perekaman e KTP tidak bisa masuk ke gang-gang kecil, sehingga dirinya tak menampik masyarakat masih ada yang kesulitan menjangkau kendaraan tersebut yang dominan stand by dipusat Kecamatan, apalagi jumlah kecamatan di Karawang ini ada 30, entah sampai kapan perekaman e KTP bisa diakses lebih banyak. Oleh Karenanya memang, saran Ade, mencontoh model di Kodya Bandung soal perekaman e KTP untuk menjangkau masyarakat lebih dekat ke gang-gang kecil.Sebab, kabarnya, Kota pimpinan Ridwan Kamil tersebut  mulai mengajukan motor operasional keliling khusus perekaman e KTP, mungkin seperti kendaraan motor perpustakaan keliling yang bisa masuk ke gang-gang kecil, itu katanya, dibantu oleh 1 orang Tenaga Harian Lepas (THL) yang dibiayai Pemkab untuk operasionalnya, sehingga semua dusun di Bandung, di targetkan penyisiran lebih cepat bagi masyarakat yang ingin perekaman e KTP. Semoga saja sambung Ade di Karawang kedepan bisa serupa agar bisa jemput bola melayani masyarakat langsug secara lebih dekat." Kalau di kita kan cuma 1 Unit mobil, itupu gak bisa masuk gang kecil, apalagi menjangkau 309 desa dan Kelurahan, tetap akan lama," Ujarnya.

Penulis : Ruri
Editor : Farida
Posting Komentar