Askun Akan Seret ke Meja Hijau,Oknum-oknum Penjual dan Pembeli Jabatan di Lingkungan Pemkab Karawang

0
Karawang-.Masih seputar dugaan adanya jualbeli jabatan oleh oknmu-oknum yang mengakui dirinya dekat dengan Bupati Karawang,Kepala BKD atau kerabatnya.(20/8/2017).Berkaitan info tersebut praktisi hukum Asep Agustian alias Asep Kuncir berpendapat bahwa langkah hukum jalan terbaik ditempuh oleh yang merasa dirugikan termasuk Bupati,Kepala BKD atau kerabatnya.Karena isu yang berkembang dinilai telah merusak nama baik dan suasana hikmah jelang mutasi dan keberangkatan Cellica Nurrchadiana ke tanah suci.
Askun Saat pimpin upacara 17-an 
di tempat kerjanya
Tidak usah ribut-ribut yang merasa dirugikan(pembeli jabatan,red) atau siapapun yang turut-serta menyebarkan isu jual-beli jabatan di lingkungan Pemab Karawang,laporkan saja kepihak ke berwajib bila ada bukti-buktinya karena itu akan lebih berjernih menuntaskan persoalannya,tutur Asep Kuncir.

Signal Bupati,Kepala BKD atau kerabatnya sudah jelas mempersilakan kepada saja yang merasa telah dirugikan untuk berani terbuka dan membawa bukti-bukti kuat diberikan kepada mereka,ini satu pertanda tegas dari mereka karena  beraninya mempertaruhkan jabatan dan nama baik demi membela diri dari fitnah akibat isu yang tersebar.

Saya sebagai bagian dari warga Karawang juga merasa terusik isu ini, dan bukan hendak membela Bupati dan Kepala BKD atau kerabatnya cuma hanya ingin memperoleh kebenaran dan keadilan,(justise).Sok tunjuk hidung siapa oknum pejabat atau orangnya yang telah menjualbelikan jabatan.Tapi jangan salah pula siapa pun penjual dan pembeli jabatan termasuk pembuang isu yang berkembang karena telah mencemarkan nama baik selain membuat suasana kegaduhan,saya akan proses lebih lanjut demi efek jera dan niat utama menemukan sejatinya pelaku yang selama ini diduga adalah biang keroknya jelang mutasi,tegas Askun.

Asli,...saya sangat merasa terusik oleh isu ini bab sudah kerap bergelending manakala jelang mutasi.Ingat saya sekali lagi bukan membela Bupati tapi ingin tahu siapa oknum -oknum yang sok dekat lalu menjadikannya azaz manfaat,tandasnya.

Kemudian ulasnya,ayo siapa saja yang merasa dirugikan akibat ada dugaan jualbeli jabatan,jangan ke Bupati atau Kepala BKD dulu dech kalau memang ada faktanya bawa sini,dan saya akan proteksi pelapornya lalu kita proses hukum agar terang-benerang.Pokokna mah pasti dibuat kapok juga mewek-mewek oknum bengal itu,pungkas Askun.

Sebelumnya dikabarkan,Jelang pelaksanaan tahap dua mutasi,rotasi dan promosi dilingkungan Pemkab Karawang,lagi mengemuka isu jual-beli jabatan oleh oknum-oknum yang mengaku dekat dengan Bupati dan Kepala BKD setempat atau kerabatanya.(20/8/2017).


Dari isu yang berkembang dilapangan  pelaku juga menyebut nama tertentu yang dianggap memiliki kedekatan dengan Celllica Nurrchadiana dan Asep Aang Rahmatullilah.


Diketahui sampai perbulan Agustus 2017 untuk Pemkab Karawang ada 135 jabatan kosong dari eslon II dan IV.Kekosongan tersebut akibat pensiun,meninggal,diberhentikan tidak hormat oleh Bupati karena berbagai dasar selain tambal sulam jabatan karena terubah posisi oleh mutasi,rotasi dan promosi sebelumnya.

Menyoah hal tersebut beberapa kali Bupati Karawang sampaikan kepada publik,bahwa mereka yang kena mutasi,rotasi dan promosi adalah berdasarkan kebutuhan,prestasi dan dedikasi masing-masing selain disesuaikan disiplin ilmunya dan teritorial bersangkutan.Bahkan sebelumnya Cellica Nurrcahdiana dengan tegaskan mengutarakan bahwa PNS mendapatkan promosi bukan karena kedekatan dengan diri

nya atau Wakil Bupati melainkan karena prestasi yang bersangkutan dan pengabdian mereka berfakta dilapangan dan melalui proses jelas,(ucapan itu disampaikan saat melantik eslon II hasil lelang pada bulan Mei 2017).

Dan lebih tandas Bupati pernah mengucapkan,

Posting Komentar