Iklan
Loading...

Awas Gagal Panen di Kabupaten Karawang

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Kamis, Agustus 10

KARAWANG- Dangkalnya saluran irigasi dan tersier di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengancam gagalnya program tanam 3 kali dalam setahun. "Kita siap untuk mengikuti program tanam 3 kali dalam satu tahun. Tetapi yang jadi masalah adalah kondisi tersier Kabupaten Karawang," ungkap Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari, Dengan dangkalnya kondisi pengairan di Karawang tersebut. Pada musim kemarau kali ini akan mengalami kesulitan pemerintah untuk melakukan tanam padi 3 kali dalam satu tahun.

"Kalau kemarau gini, petani banyak yang mengeluh karena air tidak sampai atau kurang. Jadi kita ingin memastikan keberadaan air," katanya.

Ahmad mengungkapkan saat ini keberadaan irigasi dan tersier yang mengalami kedangkalan di Karawang lebih dari 50 kilometer panjangnya. "Untuk tugasnya nanti biar perbaikan itu untuk irigasi biar kementerian PUPR dan tersier Pemerintah Daerah," katanya.

Pihak pemerintah daerah juga akan mengajukan sebanyak 6 ekskavator kecil kepada pemerintah pusat untuk melakukan normalisasi tersier di Karawang. Sementara itu Sekretaris Dirjen Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Maman Suherman mengaku permasalahan air saat ini perlu diselesaikan dengan baik oleh pemerintah untuk mendukung program tanam padi 3 kali dalam setahun. "Kita sudah undang dari pihak PJT2 untuk mengatur dan melaksanakan penyaluran air yang baik. Agar di Karawang ini merata penyaluran airnya," ucapnya.

Editor:Farida

Previous
« Prev Post

Related Posts

Kamis, Agustus 10, 2017

0 komentar: