Lagi Warga Karawang Memilih Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

0
Karawang. - Lagi didapati informasi adanya seorang warga di Kabupaten Karawang yang lebih memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri. Sebelumnya juga telah dikabarkan akibat terdesak banyak hutang seorang lelaki setengah baya melakukan hal serupa.(29/8).
Gambar Ilustrasi

Berdasarkan kontributor di Desa Tempuran,Kecamatan Tempuran,Kabupaten Karawang,telah terjadi peristiwa gantung diri yang dilakukan seorang perempuan diperkirakan berusia 50-an,di Dusun Tempuran RT 05.

Korban diduga mengakhiri dihidupnya akibat sakit yang tak ujung sembuh.Nenek sang pelaku gantung diri mengakhiri hidupnya dirumahnya sendiri.

Sampai berita ini turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Mapolsek Tempuran bab petugas polisi yang berada dilokasi sedang bekerja.(memintai keterangan saksi,red).

Di Karawang,narasumber menyebutkan bahwa peristiwa gantung harus menjadi perhatian serius Pemda, para tokoh masyarakat dan agama untuk mensikapinya dengan cepat dan bijak,pasalnya cara yang ditempuh para pelaku yang mengakhiri gantung diri selain berdosa, merugikan pihak keluarga juga menandakan ada hal-hal yang negative terjadi,(29/8) .

Fenomoena gantung diri sendiri menurut narasumber disebutkan akibat lemah iman,keputusasaan,dan jauhnya tingkatan sosial dan ekonomi.Permasalahan ini menurut pakarnya,jangan terus dibiarkan karena akan berdampak buruk dan merusak status sosial sesoarang atau keluarga dikemudian hari (fakto keturunan menanggung aib).

Dan untuk itu,Suheri meminta Pemkab menggerakan pihak Dinsos atau bekerjasama dengan pihak-pihak relegi menjelaskan bahwa bunuh diri adalah dosa selain sikap dari para pelaku bisa mencemarkan nama keluarga bahkan kemungkinan besar menjadi aib keluarga selamanya.

Selain pemberitahuan melaluli pendekatan persuasif(pembinaan),pemkab juga harus menggali dan mengatasi penyebab kematian dengan cara gantung diri,tambah Suheri.

Gantung diri ada bukan hanya akibat ekonomi saja.Karena bisa pelaku melakukan akibat gagal bercinta(rumah tangga),tidak berkerja,sakit yang tak kunjung sembuh,lingkungan dan faktor-faktor bersifat moral dan keyakinan,pungkas . 

Editor: Farida
Posting Komentar