Lemahabang Tanam Kedelai 50 Hektar

0
Karawang, - Memiliki luas lahan 3.798 hektar di 11 Desa, Kecamatan Lemahabang tanam kedelai jenis NS dilahan sawah kering 50 hektar. Meskipun belum menjamin pengairannya aman sampai usia panen karena dikejar jadwal tanam lagi, namun desa digolongan air 2 seperti Karangtanjung sudah tanam palawija di waktu senggang tanaman padi istirahat tersebut.

Kades Karangtanjung, Ade Kosasih mengatakan, pihaknua mendukung upaya tanam padi - padi - palawija yang di canangkan pemerintah, kebetulan lahan kering paska panen digolongan air 2 ini cukup lama tidak terairi karen dibutuhkan wilayah lainnya sehingga sudah cocok ditanami kedelai uang usianya hanya sekitar 2 bulan saja. Bahkan, hasil jualnya juga tak kalah menguntungkan dengan padi sekalipun, tinggal sebut Kades yang akrab disapa Odol ini, benih kedelai ini diperbanyak lagi dari Dinas dan UPTD, sebab sebut Ade, kebanyakan yang tanam itu adalah benih yang dibantunya dan swadaya masyarkat." benihnya sana gak jelas, kebanyakan kita swadaya saja," ungkapnya.

Lebih jauh Ade menambahkan, dengan tanam kedelai di desanya semoga saja ini bisa mengisi waktu petani paska panen yang hasilnya kurang memuaskan kemarin. Ini juga sambungnya, jadi perhatian khusus baginya agar dimusim - musim berikutnya pihaknya akan galakan tanam kedelai lebih luas lagi, apalagi hasil panen basahnya sana dihargai basah Rp 5000 perkilognya oleh tangkulak, ditengah biaya perawatan akibat modal sebut Ade, hanya urea , babad rumput dan sedikit air saja selama perawatan sekitar 2 bulan. Karenanya, ia berharap padi - padi - palawija ini jadi program dilahan pertanian , ketimbang mengarahkan lahan sawah wilayah hulu ini untuk tanam padk 3 kali demi mengejar produksi
" dari pada tanan padi 3 kali setahun gagal, ya lebih baik palawija begini," ungkapnya.

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Lemahabang, Dedi SAg mengatakan, di Lemahabang diakuinya tanam kedelai sekitar 50 hektar, sejauh inj ada yang sudah tanam dan ada juga yang belum tanam. Benihnya, dibantu langsung oleh APBD 2 dan swadaya di masyarakat dengan varietas jenis NS dan grobogan. Selama masa tanam sebut Dedi, ia jamin pengairan masih bisa diatur, betapapun mungkin akan di panen di usia basah muda lantaran khawatir air sidah besar kembali, sebab tanam palwija ini seharusny pada buln juli dan awal- awal Agustus dehgan target bisa memproduksi kedelai minimal 2,5 ton dan bisa langsung di beli para tangkulaknya." perawatannya cukup
Disemprot dan di babad rumput sana, panennya bisa jadi prangkasan kareana khawatir air sudab besar," pungkasnya.

Editor:Farida
Posting Komentar