UPTD KB-TNI Target Sasar 5 Akseptor Perdesa

0

Pewarta: Ruri
Karawang-.Peragustus dan September menjadi waktu penting menjaring akseptor kontrasepsi masyarakat Karawang,pasalnya,di bulan ini menjadi waktu Bhakti TNI dan Kesehatan untuk menyisir kesediaan masyarakat setiap desa berkontrasepsi yang dianjurkan DPPKB Karawang, yaitu IUD, Implan dan MOW/ MOP.

Gambar terkait
Kepala UPTD KB Kecamatan Cilamaya Wetan dan Kulon, Warid mengatakan, masyarakat masih dominan menggunakan alat kintrasepsi jenis suntik dan pil, namun itu diluar kendali pemerintah yang masih menargetkan dua anak cukup. Karenanya, Kontrasepsi IUD  dan implan yang masa efektfitasnya jangka panjang, harus mulai banyak dilirik masyarakat, apalagi penggunaan dua alat kontrasepsj ini masih kurang dari 10 persen, termasuk dj Cilamaya yang menempati posisi cukup rendah. 

Bisa dibayangkan, lonjakan jumlah penduduk di karawang sepuluh dua puluh tahun yang akan datang bagaimana, jika saat ini tidak teranyisipasi kontrasepsinya yang terbaik." Penggunaan kontrasepsi IUD dan Implan masih rendah, termasuk di Cilamaya," ujarnya.


Lebih jauh Warid menambahkan, atas kerjasama KB dengan TNI dalam bhaktinya diharapkan agar ada target bisa jaring akseptor 5 orang perdesa setiap bulannha, pihaknya hanya sebatas  membantu sasaran setiap desa, sementara aksinya ikut dibantu oleh para anggota TNI. Sebenarnya sambunf Warid, masyarakat yang ingin menggunakan Implan,  sudah banyak yang mau , apalagi saat ada pelayanan  program ini di Puskesmas terdekat , namun akan dirasa sulit jika memang progamnya tidak diketahui, karena Implan dan IUD ini adalah kontrasepsi semi permanen, karena pihaknya hanya sebagai petugas yang hanya berikan arahan, agar kiranya target sebulan 5 akseptor ini bisa terpenuhi. Tentunya atas dukungan dan kerjasama dengan semua para Kepala Desa dan RT setempay untuk sama- sama menyisirnya." semoga target 5 akseptor perdesa perbulannya ini bisa terpenuhi," ujarnya.

Editor: Farida
Posting Komentar