DANA BAGI HASIL TAHUN 2017 LAMBAT

0
KARAWANG.-Cair tahun 2016 jelang pergantian tahun hingga terjadi luncuran ditahun 2017,  Dana Bagi Hasil ( DBH) Pajak dan Retribusi Daerah kembali alot pembahasannya tahun ini. Jangankan pencairan, dana segar non fisik amanah UU Desa tersebut juga masih belum diajukan semua pemerintah desa akibat alotnya menampung porsi dan alokasinya untuk di Perbup kan.(19/9).

Hasil gambar untuk dana bagi hasil
Ketua Ikatan Kepala Desa Kecamatan Cilamaya Kulon, Sawa Isyirot mengatakan, berbeda dengan sumber anggaran lainnya, seperti Dana Desa, ADD dan Banthan Gubernur (Bangub), Dana Bagi Hasil adalah dana yang cukup alot dibahas walaupun akan cair ditahun kedua ini. Pasalnya, setelah tahun sebelumnya cair di tanggal- tanggal akhir pergantian tahun sampai muncul luncuran tahap 2 ditahun berikutnya, tahun 2017 ini nampaknya gelagat kearah yang sama juga terjadi.Pasalnya,hingga menjelang akhir september, jangankan bicara pencairan DBH, mengajukan saja belum dilakukan semua desa, sebab, dana inj masih dibahas ulang porsi dan alokasinya tahun ini, sehingga sebelum mengajukan, desa- desa menunggu dulu perbupnya yang sampai saat ini masih alot. Sementara dilain sisi, Pemkab tengah gencar mengupayakan menghindari dana luncuran yang loncat ketahun berikutnya. " Jangankan cair, mengajukan saja belum karena menunggu regulasi ditahun ini," ungkapnya.

Lebih jauh Kades Muktijaya ini menambahkan, sempat ada bahasan sejumlah item untuk distribusi DBH ini, antara lain selajn Upas, Linmas dan bendahara desa, jiga ada insentif untuk amil dan perehaban kantor desa. Namun, entah mungkin masih banyak permintaan dimasukan dalam pagu, sehingga bahasannya alot dan entah kapan mulai ancang- ancang pengajuan DBH untuk non fisik tersebut. Jumlahnya perdesa sebut Sawa variatif, ada yang Rp 150 jutaan sampai Rp 200 jutaan. Karenanya diharapkan agar segera keluar Perbupnya, sehingga mempercepat pencairan ditahun ini agar tidak mengulang adanga luncuran ditahun berikutnga kedua tahapnya" dua tahap sih, harus diupayakan segera selesai biar desa juga cepat mengajukannya," ungkapnya.


Sebelumnya, Kasie Ekbang Kecamatan Cilamaya Wetan, Wowo Wahyudin mengungkapkan, semua SPJ dan ajuan diharapkannya agar bisa dirampungkan maksimal jelang dimulainya perencanaan tahunan yang akan segera di mulai, sebab, Bupati kabarnya menginginman agar semua dana bantuan dari pemerintah tahun 2017 ini terserap semua ditahun ini, sebisa mungkin sebut Wowo, tidak ada luncuran lagi seperti ditahun- tahun ini." Pemkab ingin dana yang masuk ke desa tahun ini ya diserap tahun ini, diupayakan tidak ada lagi luncuran ditahun berikutnya," pungkasnya.

Editor: Farida
Pewarta: Ruri

Posting Komentar