UPTD Kecamatan Sesalkan Distribusi Penilik Baru Tidak Merata

0
Karawang,- Sebanyak 57 penilik baru yang di lantik sudah ditempatkan diberbagai Kecamatan dan Dinas. Namun, khusus penilik lembaga Paud, distribusi penempatannya masih tidak merata, ada yang jumlahnya banyak di satu kecamatan, ada pula yang hanya dikendalikan satu orang untuk 1 Kecamatan,  akibatnya, selain memunculkan spekulasi selera politis, penempatan jabatan fungsional tersebut juga rentan mempengaruhi kinerja.

"Masa iya di  UPTD Pendidikan Kecamatan Banyusari dan Cilamaya Wetan cuma satu orang, Sementara Telagasari misalnya, ada 6 peniliknya, apa yang di rasa sama Disdikpora ini," Kata Guru Paud yang meminta dirahasiakan namanya ini.

Masih menurut sumber ini, penilik yang bertugas dan didistribusikan rata- rata lebih pada domisili yang berdekatan, bahkan rumah dan kantornya juga dalam satu kecamatan, itu memang hak dari Dinas dan Bupati yang mendistribusikannya di manapun,  tapi wajar jika banyak kalangan bespekulasi lain , sampai - sampai ada di satu dua Kecamatan bisa 6 penilik sementara di satu Kecamatan dibiarkan cuma satu orang saja. " itu memang hak, tapi wajar banyak pihak berspekulasi soam distribusi ini ada yang gak beres," pungkasnya.

Ditemui di ruang kerja barunya, Penilik UPTD Pendidikan Kecamatan Cilamaya Wetan, Romli S.pd mengatakan, di tempat barunya ini memang hanya dirinya saja yang bertugas disini, ada pula yang satu orang penilik memang di Kecamatan Banyusari. Khusus di Cilamaya Wetan ini yang satu penilik sudah pupus dan yang satunya pensiun, sehingga ia menggarap 34 lembaga sendirian, meskipun dari rasio yang ada, seharusnya memang 1 orang penilik menggarap 15 lembaga Paud. Walaupunn demikian, lanjut mantan Ketua K3S Lemahabang ini, dirinya siap dengan tugas barunya tersebut untuk berkeliling semua garapan Paud di wilayah kerjanya." Se Karawang memang hanya dua Kecamatan yang peniliknya ditempatkan satu orang, yaitu Cilamaya Wetan dan Banyusari," ujarnya.

Romli menambahkan, selain ada yang sedikit, ada pula Kecamatan yang gemuk ditempatkan peniliknya, yaitu di wilayah kota, termasuk Telagasari yang dalam satu UPTD ada 6 orang penilik, hanya memang, khusus di Telagasari dua orang diantaranya akan segera pensiun, ada juga yang satu Kecamatan 3 - 4 orang penilik. Terlepas hal itu semua, besar harapan khusus di wilayah kerjanya ini bisa optimal, karena sudah hampir dua tahun sebanyak 34 Penilik belum memiliki penilik setelah ditinggal wafat dan pensiun," doakan saja semoga bisa mengemban jabatan baru ini setelah yang lama wafat dan ditinggal pensiun," katanya.

Kepala UPTD Pendidikan Cilamaya Wetan AT Sukarsa mengatakan, sudah dua tahun lembaga Paud di Cilamaya Wetan ini tanpa penilik, bahkan memegang kendali sementara setiap program dan laporan di cover oleh Kasubag TU. Hanya saja, dirinya heran saja, karena hanya di isi satu orang saja, sementara kecamatan lainnya justru banyak, entah seperti apa pertimbangan distrubusinya mungkin ada alasan tersendiri. Tapu setidaknya, walaupun satu orang penilik, ia berharap lembaga Paud di Cilamaya Wetan ini semakin bagus dan maju, setelah lama tanpa penilik satupun." iya kenapa satu orang ya, tapi tidak apa- apa , dari pada tidak ada sama sekali," ujarnya.

Editor : Farida
Posting Komentar