12 Nyawa Sudah Melayang, Karawang Dalam Kondisi Darurat Miras Oplosan

0
Karawang-.Dalam waktu yang cukup singkat sudah 12 orang asal Kabupaten Karawang harus merenggang nyawa akibat meneguk minuman keras yang dicampur bermacam-macam obat lainnya misal autan dan Kuku Bima.(6/10).

Kondisi ini terjadi banyak pihak menilai sudah masuk dalam darurat bahkan Ketua DPRD Karawang menyebutnya sangat darurat minuman oplosan.Maka dirinya meminta para penegak hukum dan Perda segara bertindak cepat untuk mengantispasi kejadian agar tidak berulang lagi.

Kondisi yang terjadi tidak akan cepat tertanggulangi oleh para penegak hukum dan perda walau pun mereka telah kerja sekeras-kerasnya." Dioperasinya penjual jamu malam atau ditangkapnya pemabok kelas kere alias peminum miras oplosan tak akan habis keakar-akarnya kalau warga tidak penduli,seharus nya semua komponen berani kompak untuk awasi lingkungan masing-masing dan bila disekitar lingkungan ada orang menjual oplosan atau sejenisnya termasuk narkoba,cepat lapor para petugas untuk membereskanya bukan cara anarkis dituntaskanya,ucap Kalam (40),di Telukjambe Barat,Karawang.

Jangan terlalu salahkan mereka yang telah menenggak minuman oplosan hingga tewas,bisa saja pelaku dipicu oleh berbagai macam dalih.Misal kurang perhatian orang tua,lemahnya pengawasan keluarga,lilitan ekonomi atau bisa saja akibat hal yang tak diketahui keluarga atau publik,ungkap Kalam.

Segera Pemkab Karawang bersama unsur terkait mencari penyebab begitu bebas beredarnya oplosan juga indikator lainnya hingga makin maraknya pesta miras akhir-akhirnya."Libatkan akademi,pemerhati sosial- lingkungan,tokoh agama,pemuda atau masyarakat,kaum cendikia-cendikiawan dan pihak-pihak yang anggap mampu memberikan masukan serta soluasi agar Karawang terbebas dari oplosan atau narkoba karena 12 nyawa sudah melayang sebagai tumbal dari miras",sesalnya.


Bupati Karawang harus segera bersikap dan perintahkan kepada jajaran dinas terlait dikota sampai ke desa untuk melakukan pengawasan lingkungan bersama warga juga secara maksimal menertibkan para pedagang jamu yang edarkan oplosan,pintanya.

Bupati wajib cepat tanggap kondisi yang terjadi karena 12 nyawa hilang akibat minuman oplosan sudah sangat cukup sebagai bukti bahwa peredaran miras oplosan atau sejenisnya sedang berlangsung merusak warga Karawang."Bila saja bupati berpangku tangan dan bersikap dingin seperti sekarang padahal proses pembunuhan perlahan sedang terjadi kepada warganya akibat maraknya miras oplosan,jelas itu sangat disayangkan sekali, ayo bupati Cellica dengan terbuka dan ajak seluruh warga Karawang untuk perang terbuka dengan pengedar narkoba dan penjual miras oplosan,pungkasnya.

Penulis: Uus
Editor: As
Posting Komentar