Apakah Ini Tanda-tanda Rekom Golkar Untuk Pilgub Jabar 2018 Bakal Diberikan Kepada Ridwan Kamil & Daniel Muttaqin


Karawang-.Setya Novanto lebih menghadiri Haul dan Khotmil Al Quran di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon yang dihadiri Presiden Joko Widodo, meski pada hari Jumat (20/10),Ketua DPR itu dipanggil sebagai saksi dalam persidangan perkara kasus dugaan korupsi proyek KTP-Elektronik,dan ada sejumlah perayaannya kegiatan HUT Golkar ke-53 yang sama tidak dihadirnya misal kegiatan DPD I Jawa Barat yang melangsungkannya di Bekasi.

Setya Novanto tampak mengenakan kopiah hitam duduk bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, KPK menerima surat dari DPR mengenai permintaan tidak memenuhi panggilan untuk Setnov."Yang intinya menyampaikan Setya Novanto, Ketua DPR RI tidak dapat memenuhi panggilan sebagai saksi di pengadilan karena ada kegiatan lain dan minta cukup pembacaan BAP," kata Febri.

Tentunya ketidakhadiran Setnov yang dipanggil oleh KPK menjadi perhatian banyak pihak dan mengundang sejumlah pertanyakan juga keprihatinan termasuk warga Golkar namun untuk persoalan yang berbeda.pasalnya mereka merasa kecewa karena Ketum Golkar tidak pula menghadiri kegiatan HUT Golkar ke-53 oleh DPD I Jabar yang dilangsungkan di Bekasi.

Pak Ketua lebih memilih menghadiri kegiatan di Cirebon dibandingkan menghadiri sejumlah kegiatan HUT Golkar ke-53 misal di DPD PG  I Jabar di Bekasi,ujar narasumber.

Hadirnya pak Setnov di Cirebon kemarin dibarengi terus oleh pak Daneil Mutaqien,apakah ini tanda-tanda rekom SK untuk Pilgub Jabar mendatang akan diberikan kepada pak Ridwan Kamil dan Daneil bukan untuk pak Dedi Mulyadi?,ucapnya lesu.

Saya punya ko foto-foto kegiatan pak Setnov saat kegiatan kemarin di Cirebon,pak ,bebernya.

Kemudian katanya,disana pun pak Setnov sempat makan satu meja bareng dengan pak Daniel,pak Yahya Zaeni dan sejumlah pengurus DPD I PG Cirebon.Yang jadi pertanyaan,ungkapnya,kenapa pak Ketum berangkatnya sudah lewat darat tapi tidak sempatkan diri untuk mampir dulu ke Bekasi.Ya minimal barang sebentar gitu looo.Ini ada apa sesungguhnya gitu loh maskud saya,pungkas narasumber yang enggan disebutkan namanya.