Awas PNS Karawang Tidak Menjalankan Kegiatan PARE Bakal Kena Potongan TPP 10 Persen - PELITA KARAWANG

Post Top Ad

bkd
Awas PNS Karawang Tidak Menjalankan Kegiatan PARE Bakal Kena Potongan TPP 10 Persen

Awas PNS Karawang Tidak Menjalankan Kegiatan PARE Bakal Kena Potongan TPP 10 Persen

Share This
Karawang,-Sistem Aplikasi Performance Agrement, Report By Elektronik (PARE) menjadi tuntutan setiap pelaporan PNS baik fungsional maupun struktutal terhitung Oktober ini. Pemberlakjan inovasi BKPSDM itu menuntut PNS melek teknologi untuk mengirimkan SKP bulanan dan tahunan secara online di aplikasi ini, jika tidak mengirim laporan via PARE, Tunjangan  Penghasilan Pegawai (TPP) yang dinikmati setiap bulan, siap- siap di sunat langsung 10 persen.(20/10).

Kasubag Umum,Program dan Pelaporan Kecamatan Lemahabang, Wati Setiawati mengatakan, Semua PNS mulai Oktober ini di wajibkan membuat laporan program bulanan, tahunan dan SKP nya melalui aplikasi PARE.Bisa di komputer, bisa juga di hand phone yang memiliki Android, semuanya harus masuk dan membuka aplikasi ini dan input Nomor NIP nya, disana di masukan program bulan yang akan datang dan program yang sedang dilaksanakan hingga yang sudah dikerjakan atas tugas masing- masing PNS. Bahkan, sebagai sanksinya,jika tidak melapor via PARE ini akan dipotong TPP sebesar 10 persen, karenanya, dengan memanfaatkan HP android dan teknologi komputer ini, PNS sepertinya dituntut bisa input dan melaporkan." ya di Input, bagus sih jadi program biaa dilihat dan di akses langsung, jika tidak ngirim lapotan ya kena juga sanksi 10 persen TPP kita disunat," ujarnya.

Senada dikatakan Kasubag Keuangan Kecamatan Lemahabang, Dede Ilyas S.sos, sistem aplikasi PARE ini adalah upaya Pemkab mendisiplinkan PNS kaitan kinerjanya, karena laporan yang dikirim akan di cek dan dinilai atasan masing- masing OPD,  semua program baik bulanan maupun tahunan dilaporkan secara elektronik, jika tidak ya memang konsekwensinya TPP akan dipotong 10 persen. Aplikasi ini sebut Dede, sangat lancar, hanya saja kelemahannya adalah mungkin kembali ke Pribadi masing - masing PNS, karena bisa saja banyak PNS yang tidak bisa buka aplikasi bahkan mengirimnya karena keterbatasan SDM, bahkan lebih jauhnya, Hand Phone yang digunakannya jauh dari Android. Namun, seiring waktu, ia yakin semuanya akan tertib, karena PARE ini jadi tuntutan." kelemahannya mungkin SDM PNS itu sendiri, ya kalau 10 persen dipotong itu jadi resiko, " Pungkasnya.

PNS Kecamatan Lemahabang gunakan HP Android untuk pelaporan program dan hasil kegiatan di Aplikasi PARE

Post Bottom Ad

budpar'