Bupati Diminta Tindaklanjuti Peristiwa Ini di Lingkungan Setwan DPRD Karawang

0

Karawang-.Adanya kabar seorang Kasubag dilingkungan Setwan DPRD dicap "Hebat "oleh PNS di tempat kerja yang sama telah memancing perhatian banyak pihak karena apa hal tersebutdikait-kaitan dengan omongan Bupati manakala meresmikan program Pare yang sedang dijalankan oleh BKD.(2/10/2017).


Seseorang biasanya melakukan tekanan kepada sesamanya dalam satu lingkungan kerja dapat dipastikan ada sesuatu yang dirahasiakan,ucap Rahmat di Karawang,saat dimintai pendapat akibat seorang Kasubag yang membentak seorang Pedamping Komisi DPRD Karawang dan membuat seorang anak buahnya menangis pula.

Hasil gambar untuk cellica marah

Bisa saja sikap kasar yang ditunjukan pelaku kepada rekannya untuk memenutupi ketidak mampuan dirinya bekerja sehingga segala upaya dilakukannya selain ada hal lain yang mungkin masih dirahasiakan yang pada akhirnya dirinya berusaha seolah-olah ga mau ditembus oleh orang lain( tak mau diketahui orang lain,red),ungkap pengamat politik muda ini.

Bisa di olah dari kabar rame yang berkembang di lingkungan DPRD sendiri,sebut saja saat diminta membuat notulen yang bersangkutan bilang bukan tugasnya padahal dia ikut dalam  kunjungan tersebut lalu apa tugasnya untuk dirinya karena dia bukan dewan melainkan bisa sama disebut sederajat jadi pedamping dewan kala itu.Dikantornya,betul dia seorang Kasubag tapi dilokasi kunjungan dirinya pun bisa disebut hampir percis tugasnya dengan pendamping lain,yang selanjutnya berkaitan dana SPPD-nya yang diterima bersangkutan pun patut dipertanyakan pula bab dirinya sendri menyebut bukan tugasnya membuat notulen,ungkap Rahmat yang juga pengamat Ekonomi.

Lalu di kasus kedua hal surat urgen tidak sampai padahal sangat penting,ini yang menarik sambung Rahmat."Pasalnya yang bersangkutan selain bisa dinilai telah lalai dalam tugas malah sangat bisa dianggap sudah meremehkan kewajiban sebagai Kasubag,ditambah pula hebatnya malah bisa-biasanya bersangkutan tumpahkan kesalahannya dilakukanya kepada orang lain". Padahal jiwa dan prinsip atasan tidak mesti demikian,melindungi wajib dan mengingatkan untuk evaluasi harus bukan salahkan anak buah sendiri apalagi samapi menangis segala",jelasnya.

Selain ada penilaian atau anggapan sang Kasubag tersebut berusaha menutupi kelemahan dan ketidak mampuannya bekerja dengan cara "hebat" maka patut diduga ada hal lain tanpa diketahui oleh atasan atau Setwan khususnya dibidang bersangkutan,bisa saja ada hal yang luar biasa dirahasiakan dirinya.Misal tentang adimitrasi-admitrasi tertentu yang tidak bisa berjalan normal karena bicara lingkungan Setwan sangat luas dan rentan sekali karena  menyangkut banyak pihak termasuk penggunaan dana belanja dibidang Kasubag berkaitan yang seterusnya wajib disupervisi bila perlu dilakukan periksaan oleh BPK segera,pinta Rahmat. 

Saya sarankan kepada pihak Setwan pula untuk segera melakukan supervisi kerja kepada Kasubag berkaitan karena bukan tidak mungkin ada hal lain yang lebih penting dan telah menyimpang jauh akibat Kasubagnya seperti demikian.Ini baru sebatas dugaan namun alangkah baiknya dievaluasi kerjanya dan segera disikapi serta bilamana ada hal_hal yang mencurigakan karena yang bersangkutan pun tergolong orang baru dilingkungan DPRD Karawang,maka selanjutnya terserah pihak Setwan atau pihak-pihak berwenang lainnya.

Kemudian kalau dikaitkan dengan segala cita-cita Bupati Karawang saat meluncurkan program Pare BKD pada HUT Karawang ke 384 di Karangpawitan,ini adalah fakta kebalikan secara jelas bab sebatas surat saja sampai bisa mentok apalagi untuk bisa tertib admitrasi secara sempurna sesuai tupokasi  Kasubag di setiap OPD,manakala ada kasubag bab surat saja tidak bisa menuntaskan mana mungkin yang lainnya bisa dikerjakan lebih baik sesuai harapan,sebut dari orang lulusan  UI ini.

Semua baru sebatas praduga atau analisa semata karena perbuatan bisa terjalani bisa akibat kehilapan pelaku,namun tak sedikit dari kasus-kasus yang lain dengan type serupa yakni seperti yang dilakukan Kasubag bersangutan kerap kali berujung sebuah kebenaran seperti analisa secara pada umumnya.Jika saja analisa dikemudian bisa terbukti maka mesti secepatnya pihak Setwan mengusulkan pejabat baru dan BKD meninjau ulang jabatan bersangkutan sebagaimana wajibnya aturan dan peraturan yang berlaku,apalagi dikaitan Bupati Karawang karena dimanapun berada selalu ngomong lantang banget,bahwa dirinya tak akan segan memutasikan seorang pejabat  tanpa prestasi atau mencopotnya bila dinilai tak mampu sesuai amanah yang diembankan kepadanya,ataupun melakukan penyimpangan dalam bekerja (melanggar norma-norma dan etika selain tindakan kriminal,red).Ini sebuah janji dari seorang Bupati bukan hanya omongan orang biasa maka wajib dipenuhi dan menindaklanjuti kasus yang ada dilingkungan Setwan DPRD Karawang,pinta Rahmat lagi.

Peristiwa ini adalah sebuah pelajaran berharga bagi Kasubag bersangkutan juga siapapun orangnya yang merasa suka bersikap sama kepada rekan atau bawahan.Tidak menunutup kemunginan bisa saja akibat sebuah bentakan tak sengaja menjadi keretakan dan petaka,juga membuat nangis anak buah bisa nasib tragis menimpa.Maka buktikan UU ASN berkaku dikarang dan tumpul keatas,sindir Rahmat,seakan ditujukan kepada Bupati dan BKD Karawang.

Awas di Setwan DPRD Karawang,"Ada Seorang Kasubag Hebat"

Menurut beberapa narasumber di gedung DPRD ada satu peristiwa dianggap tak pantas bahkan jauh dari kepatutan dan kelayakan dilakukan oleh satu Kasubag di Setwan Kabupaten Karawang.Pasalnya,dirinya telah membentak-bentak seorang pendamping didepan para dewan saat bersama berkunjungan ke Purwakarta,tak hanya itu bab ada kabarnya dua hari yang lalu yang bersangkutan pun sempat marah-marah ke anak bawahanya akibat dirinya ditegur oleh seorang pejabat penting Karawang padahal kejadian itu akibat dari dirinya sendiri yang lalai dalam menjalankan tupoksinya sebagai Kasubag.(2/10/2017).

Peristiwa Kasubag ditegur oleh pejabat penting di Karawang dipicu akibat lalai dirinya dalam menjalankan tupoksinya hingga berakibat fatal bahkan membuat repot banyak pihak pada sabtu sore kemarin,(Setwan,red).

Redaksi.
Posting Komentar