Ini Keterangan Kapolsek Cilamaya Karawang : Dua Oknum Polisi Pemakai Sabu

0
KARAWANG -. Satuan Narkoba Kepolisian Resor Karawang menyelidiki kasus penyalahgunaan narkoba oleh 2 oknum polisi di Karawang. Mereka adalah Ajun Inspektur Satu Mukmilu Sa'adati dan Brigadir Berthon Sahatmatua. Kedua polisi yang berdinas di Polsek Cilamaya itu ditangkap pada Sabtu, 14 Oktober 2017.

Kepala Kepolisian Sektor Cilamaya, Komisaris Dadang Gunawan, membenarkan informasi tersebut. "Betul anggota tersebut dalam penanganan satuan narkoba Polres Karawang. Keterangan lebih detail tolong ke Kasat Narkoba," ujar Dadang saat dikonfirmasi wartawan, Senin, 16 Oktober 2017. Penangkapan kedua oknum itu bermula saat ditangkapnya Mery, istri siri Briadie Berthon. 

Mery ditangkap saat menghisap sabu  bersama Mukmilu, rekan Berthon di kepolisian sektor Cilamaya.  Mery ditangkap di rumah

Mukmilu di Kampung Ondang II RT03 RW 05, Desa Tegalwaru, Keecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang pada Kamis malam 12 Oktober 2017.

Mery lalu digelandang ke Mapolres Karawang untuk diperiksa dan dites urin. Hasilnya, perempuan itu positif menggunakan sabu. 

Kepada Satuan Narkoba Polres Karawang, Mery mengaku jika mendapatkan barang haram itu dari Mukmilu. 

Dua hari kemudian, polisi lalu menangkap Mukmilu di rumahnya pada Sabtu siang 14 Oktober 2017. Di rumah itu, berdasarkan pengakuan Mukmilu, ia pernah menghisap sabu bersama Berthon pada Kamis malam, 12 Oktober 2017 lalu. 

Mendapat informasi tersebut, polisi lalu menangkap Berthon di rumahnya di Perum PMI  II blok BB IV No 6 RT13 RW05, Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kota Baru, Karawang pada Sabtu malam 12 Oktober 2017.

Dalam interogasi di Mapolres Karawang, Mukmilu mengaku telah menyediakan sabu untuk dihisap Mery dan Berthon. Kepada Satuan Narkoba Polres Karawang, Mukmilu juga mengaku jika mendapat sabu dari Arel, seorang warga binaan Lapas Cirebon. 

Kepada petugas, Mukmilu mengaku mengontak Arel menggunakan telepon. Ia lantas mentransfer sejumlah uang kepada Arel untuk membeli sabu. Barang haram tersebut lalu diantarkan oleh seorang kurir ke tempat yang ditentukan oleh Arel. 

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Karawang, Ajun Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi tidak membenarkan atau menyanggah informasi tersebut saat dikonfirmasi wartawan. "Kalau yang itu jangan dulu. Nanti saja," kata Ade sambil berlalu di Markas Kepolisian Resor Karawang, Senin, 16 Oktober 2017.  

Pewarta: Oca
Editor:Farida
Posting Komentar