Ini Penyebab Harga Mangga di Karawang Anjlok

0
KARAWANG. - Faktor cuaca dan panen serentak diberbagai Kabupaten/kota di Jawa Barat, jadi pemicu anjloknya harga buah mangga beragam varietas di lumbungnya. Meskipun mampu pasok mangga 100 ton perharinya keberbagai kota, namun harga yang kurang bersaing ini membuat ratusan petani Mangga di Desa Sumberjaya Kecamatan Tempuran merugi.

Dikatakan pengepul Mangga di Desa Sumberjaya, Yanto, saat ini Mangga diakuinya normal- normal saja masa tumbuhnya, karena bisa di panen tiga kali dalam setahun, biaya produksinya sebatas penyemprotan pestisida, karena penyakitnya adalah ulat dan penggerek putih, hanya saja sebut Yanto, buah mangga yang ia kirim ke Bandung, Jakarta dan Bekasi ini harganya sedang turun dan tidak stabil, utamanya di bulan Oktober - Desember. Itu karena, banyaknya wilayah lain seperti Indramayu, Subang dan Jawa juga serempak panen, sehingga banyaknya pasokan mangga ini jadi turun karena banyak saingan, contohnya saja yaitu Varirtas buah Mangga Gajah yang sebelumnya diharga Rp 8 - 9 ribu perkilogramnya, saat ini menjadi Rp 6 ribuan. " Ya faktor cuaca dan panennya serempak dengan Kabupaten lain juga sih," Ujar Pria asal Dusub Blendung RT 03/02 ini.
 
Lebih jauh ia berharap, banyaknya pengepul dan kebun mangga di Desa Sumberjaya ini diharapkan bisa menjadi perhatian Pemerintah, utamanya soal penanggulangan harga, modal dan pemasarannya. Karena, dibanding Kabupaten lain, Karawang tertinggal dalam pemasarannya karena, yang lain sudah menembus pasar ekspor. Karenanya, diharapkan ada solusi untuk lebih memperhatikan petani mangga di Karawang, khususnya di Desa Sumberjaya yang merupakan sentral pemasok mangga terbesar di Karawang." Banyak yang kita pasarkan seperti Harumanis, buah gajah, Kalijiwo hingga cengkir yang rata- rata banyak diminati masyarakat menengah atas, tapi semuanya belum ekspor, " Ujarnya.


Penulis : Ruri
Editor: AS


Posting Komentar