Kapal Nelayan dan Lahan Konflik Menjadi Saksi GMNI

0


Karawang-.Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Karawang melantik para kadernya usai pendidikan Kaderisasi Tingkat  Dasar di atas Kapal Nelayan di pesisir laut Ciparage dan Lahan Konflik Agraria di Wilayah Teluk Jambe Barat yang tengah berkonflik dengan PT.Pertiwi Lestari.(29/10/2017).
Wakil Ketua DPC GMNI Karawang Bidang Idiologi dan Kaderisasi Otniel Leki menuturkan, sebelum dilantik, para kader ini mendapatkan pendidikan teoritis idiologi dan juga turun langsung ke dua wilayah dengan basis nelayan dan pertanian untuk memahami problem2 di masyarakat.

"Kita distribusikan mereka ke basis tani di Teluk Jambe Barat yang kita ketahui mengalami konflik dengan PT. Pertiwi Lestari, selain itu sebagian kader juga dikirim ke pesisir Utara Karawang tepatnya di desa Ciparage untuk mengetahui kehidupan nelayan disana,"jelasnya.

Dari hasil analisa sosial ini, nantinya para kader akan membuat makalah yang kemudian hasilnya dijadikan salah satu referensi gerakan GMNI Karawang kedepan.

"Sehingga apapun yang kamu lakukan kedepan ada dasar kongkret yang kami telah miliki,"tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Azmi Ketua DPC GMNI Karawang menjelaskan, proses kaderisasi ini dilakukan sebagai wujud kongkret bahwa GMNI harus bergerak ditengah masyarakat.

"Omong kosong kalau kita terlalu sibuk mengkritisi kebijakan pemerintah padahal kita sendiri belum sama sekali mengetahui hal nyata yang terjadi di tengah masyarakat,"jelasnya.

Selain kader GMNI Karawang, sejumlah kader dari cabang lain pun ikut serta dalam momentum KTD ini seperti Garut, Sukabumi, dan Cirebon.