Lagi Dua Warga Karawang Tewas Akibat Tenggak Minuman Oplosan

0
Karawang. - Lagi peristiwa mengerikan terjadi akibat tenggak miras oplosan di Kabupaten Karawang,setelah beberapa nyawa melayang di Kecamatan Ciampel dan kali ini kejadian serupa terulang di Desa Lemahduhur,Kecamatan Tempuran.(5/10/2017).

Komarudin Kasi Ketertiban Kecamatan Tempuran sebutkan, korban akibat tenggak minum oplosan selain mesti menjalani perawatan juga dua orang telah menghembuskan napas terakhir walau sebelumnya telah menerima perawatan medis,kata Komar sebutan dari MP Tempuran ini.

Kemudian ungkapnya,pada hari Rabu tanggal 04 Oktober 2017, sekira jam 17.30 wib bertempat di Dusun Jarakah 02 Rt. 007/002 Desa Lemahduhur Kecamatan Tempuran, Karawang, telah terjadi orang meninggal dunia yang disebabkan oleh miras oplosan,jelasnya.

Lalu Komar jelaskan,adapun yang meninggal dunia disebabkan oleh miras oplosan yakni pertama Handi Hasan bin Elih, 18 Th, pelajar, alamat Dusun Jarakah 02 Rt. 007/002 Desa Lemahduhur Kec. Tempuran, Karawang,dan kedua atas nama Andi Husei bin Elih, 18 Th, Pelajar, alamat sama dengan diatas.(Korban adalah Kakak beradik alias orang kembar,red),sedangkan yang mengalami kritis adalah Karma alis Kardun, (37Th), Swasta, Alamat Dusun Jarakah 02 Rt. 007/002 ,Desa Lemahduhur,. Tempuran ,Karawang. (Di rawat di Rumah Sakit Intan Barokah),selanjutnya Dandi bin Asep, (16Th),pelajar, alamat Dusun Jarakah 02 Rt. 007/002 Desa Lemahduhur,Tempuran, Karawang.(Masih dirawat di klinik Medika Lemahduhur),lalu Tono bin Jumo, (18 Th), Swasta, alamat Dusun Caplek Desa Lemahkarya Kec. Tempuran Kab. Karawang. (dirawat di Klinik Mantri Rinta)dan terakhir Deni,( 20 Th), Karyawan Swasta, Alamat Dusun Bendungan Rt. 015/008 Desa Dayeuhluhur Kec. Tempuran Kab. Karawang.Lalu untuk penjual minumamnya adalah Hardianto alias Wacih, 48,dengan alamat Dusun Pagelaran Rt. 011/006, Desa Dayeuhluhur,Tempuran, Karawang,pungkas Komar.


Ditempat terpisah menurut Kapolsek Tempuran,para korban minum-minuman keras oplosan yang dibeli dari tersangka Hardianto (penjual minuman,red) sebanyak 16 kantong plastik dan dicampur dengan kuku bima.

Selanjutnya kedua korban Nandi Hasan Hasan dan Nandi Husen dibawa ke klinik Umum Erpin Herdiana dan dr.Siti Asiah. Karena tidak mampu untuk diadakan perawatan maka kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit Intan Barokah pada hari Rabu ,04 Oktober 2017, sesampainya di Rumah Sakit Intan barokah Klari, kedua korban meninggal dunia.


Kemudian katanya,dari tiga korban lainnya yakni Dandi bin Asep dan Tono Bin Juma dirawat di Klinik Lemahduhur Kec. Tempuran kondisinya membaik. Sedangkan untuk Deni,tidak dilakukan perawatan karena sehat,terang Kapolsek Tempuran AKP H. Nana, SH.

Ia menambahkan pula,untuk penjual miras oplosan atas nama tadi disebutkan sudah diamankan di Mapolesk Tempuran.

Kasat Pol PP Drs.Asip Suhendar,saat dikonpirmasi peristiwa Tempuran,mantan Camat Tempuran ini,sebutkan pihaknya sudah berupaya tertibkan dengan menggaruk atau operasi warung-warung jamu yang menjual miras dan selama ini duga mengedarkannya secara sembunyi.

Peredaran miras selama ini dari desa sampai perkotaan cukup cepat,namun di akui sangat sulitnya meredam peredaran miras di Kabupaten Karawang tapi pihaknya akan terus dilakukan penertiban tanpa melihat waktu dan tak akan memberikan peluang kepada para pengedar untuk bisa menjual haram,tegas Asip.

Berita ini turunkan diketahui pula dari warga pelayat ke rumah duka korban oplosan,para petugas dari Polsek Tempuran sudah berada dilokasi sejak kabar meninggal kedua bocah penegak oplosan sampai pemakamannya.

Penulis: Uus
Editor: AS
Posting Komentar