Silsilah Pendirian Pondok Pesantren di Indonesia


SELAMAT MENYONGSONG HARI SANTRI NASIONAL 22 OKTOBER 2017
Hasil gambar untuk H. Uu Ruzhanul Ulum, SE
Berikut adalah silsilah pendirian Pondok Pesantren di Indonesia Khususnya Provinsi JawaBarat.


1. Tahun 1418 berdiri Pesantren Syekh Quro. 
     Karawang 
2. Tahun 1420 berdiri Pesantren Pasambangan 
     Cirebon oleh Syekh Datul Kahfi atau Syekh 
     Nurjati 
3. Tahun 1456 berdiri Pesantren Jalagrahan 
     Cirebon Girang oleh Walangsungsang alias 
     Ki Samadulah alias Haji Abdullah Iman alias 
     Cakrabuana alias Ki Kuwu Sangkan alias Ki 
     Kuwu Manggana 
4. Tahun 1500 berdiri Pesantren Godog 
     Karangpawitan Limbangan Garut oleh 
     Sunan Rohmat Suci Godog alias Gagak 
     Lumayung alias Galantang Setra alias Kian 
     Santang alias Sunan Bidayah 
5. Tahun 1520 berdiri Pesantren Sang 
     Ciptarasa oleh Syarif Hidayatullah alias 
     Sunan Gunung Djati 
6. Tahun 1715 berdiri Pesantren Babakan 
     Ciwaringin Cirebon oleh Ki Jatira alias 
     Syekh Hasanuddin 
7. Tahun 1749 berdiri Pesantren Al-Falah Biru 
     Singguru Samarang Garut oleh Syekh Fatah 
     Rohmatulloh bin Dewi Ratu Biru binti Sultan 
     Maulana Hasanuddin Banten bin Syarif 
     Hidayatullah Cirebon 
8. Tahun 1785 berdiri Pesantren Buntet 
     Cirebon oleh Mbah Muqoyyim 
9. Tahun 1810 berdiri Pesantren Gentur Cianjur oleh Tubagus Ahmad Haq Nuh 
10. Tahun 1809 berdiri Pesantren Beunteur Banjar
11. Tahun 1847 berdiri Pesantren Asyrofuddin Congeang Sumedang 
12. Tahun 1887 berdiri Pesantren Keresek Garut 
13. Tahun 1894 berdiri Pesantren Darul Falah Jambudipa Cianjur 
14. Tahun 1897 berdiri Pesantren Kandang Sapi Cianjur 
15. Tahun 1905 berdiri Pesantren Suryalaya Pagerageung Tasikmalaya 
16. Tahun 1911 berdiri Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Banjar, Pesantren Sempur Purwakarta  oleh Kyai Tubagus Bakri Banten.
17. Tahun 1913 berdiri Pesantren Darul Ulum Ciamis
18. Tahun 1917 berdiri Pesantren Cintawana Tasikmalaya
19. Tahun 1910 berdiri Pesantren Pagelaran I Cimeuhmal Subang 
20. Tahun 1920 berdiri Pesantren Pagelaran 2 Cimalaka Sumedang 
21. Tahun 1922 berdiri Pesantren Sukahideng Sukarame Tasikmalaya, Pesantren Genteng Sukabumi, Pesantren Baitul Arqom Soreang Bandung 
22. Tahun 1927 berdiri Pesantren Sukamanah Sukarame Tasikmalaya 
23. Tahun 1929 berdiri Pesantren Darussalam Cidewa Ciamis 
24. Tahun 1920 berdiri Pesantren Bahrul Ulum Awipari Cibeureum Kota Tasikmalaya oleh KH Busthomi
25. Tahun 1931 berdiri Pesantren Cipasung Singaparna Tasikmalaya, Pesantren Cipari Garut, Pesantren Sindangsari Al-Jawami Cileunyi Bandung 
26. Tahun 1934 berdiri Pesantren Syamsul Ulum Gunung Puyuh Sukabumi, Pesantren Al Ittifaq Ciwidey Bandung 
27. Tahun 1935 berdiri Pesantren Cijantung Ciamis 
28. Tahun 1936 berdiri Pesantren Persis Pajagalan Bandung 
29. Tahun 1938 berdiri Pesantren Pangkalan, Kec. Ciawigebang. sekarang PP. Miftahul Mutallimin
30. Tahun 1939 berdiri Pesantren Darussalam Garut
31. Tahun 1940 berdiri Pesantren Miftahul Khoer Ciamis 
32. Tahun 1943 berdiri Pesantren Al Fadlilah Ciamis 
33. Tahun 1961 berdiri Pesantren Pagelaran 3 Cisalak Gardusayang Sukakerti Subang
34. Tahun 1967 berdiri Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya

Narasumber: H Uu Ruzhanul Ulum,SE

Dan berikut sekilas tentang sosok Uu Ruzhanul Ulum.
Ia lahir di TasikmalayaJawa Barat10 Mei 1969;  adalah bupati Tasikmalaya yang menjabat pada periode 2011-2016.
 Uus pernah bersekolah :

  • SD MI Al-Khrairyah Manonjaya (1982)
  • SMP Negeri Manonjaya (1985)
  • SMA Pasundan Tasikmlaya (1988)
  • Universitas Siliwangi (1997).
Uu bersama wakilnya Ade Sugianto berhasil memenangkan pilkada Tasikmalaya 2011 dengan perolehan suara sebesar 249.199 suara atau 32,37 persen. Pasangan ini mengalahkan pasangan Hidayat-Asep Djaelani yang diusung oleh PKB dan Partai Keadilan Sejahtera sebanyak 208. 409 suara atau 27,07 persen. Sedangkan pasangan diusung oleh Partai Golkar yaitu Subarna-Dede T Widarsih, memperolah 20,27 persen dengan jumlah suara 163.736 disusul oleh pasangan Ahmad Saleh-Ucu Asep Dani yang diusung oleh Partai Demokrat diurutan ke empat dengan perolehan suara 55.397 atau 7,2 persen. Empat pasangan dari jalur independen perolehan suaranya di bawah lima persen, seperti pasangan Endang Kusnaeni-Supaeman meraih 14.936 suara atau 1,94 persen. Perorangan nomor 3 Endang Hidayat-Akhmad Juhana, 25.308 suara atau 3,29 persen, perorangan nomor 5 Harmaen Muchyi-Tachman Iding mendapatkan 13.155 suara atau 1.71 persen, perorangan nomor 7 Ade Sumia-Nanang Makmur dapat 39.728 suara atau 5,1 persen.

Inilah ungkapan Uu tentang Pesantren.

Dari pesantren semua berawal
Dari pesantren jutaan pejuang lahir
Dari pesantren para pemimpin tampil
Dari pesantren kedaulatan ummat terbangun

Kami bangga dng pesantren
Kami siap melanjutkan amanah para ulama
Selama pesantren masih lestari harapan indonesia ke arah yang lebih baik masih ada.


Posting Komentar