Truk Besar Dilarang Masuk Cikampek di Hari Jam Sibuk Kerja

0
Jakarta. - Kementerian Perhubungan lewat Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), akan segera menerapkan larangan masuk tol Cikampek bagi kendaraan angkutan di atas sumbu 3. Waktu pembatasan truk akan dilakukan dari pukul 06.00 hingga 09.00.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, mengatakan larangan masuk bagi truk di atas sumbu 3 hanya berlaku dari Senin-Jumat. Sementara uji coba akan dimulai Senin (16/10/2017), setelah sepekan sebelumnya dilakukan sosialisasi.

"Akibat pengaturan di jam sibuk ini, sebanyak 3% jumlah kendaraan berkurang, tapi kecepatannya bisa lebih signifikan. Hanya Senin sampai Jumat. Jadi weekend silakan kalau (pengusaha) mau geber. Kami prinsipnya siap uji coba Senin," jelas Bambang di kantornya, Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Lanjut dia, pembatasan kendaraan truk yang bersumbu di atas 3 ini dimulai dari gerbang tol Kahurip sampai gerbang tol Bekasi Barat. Pihaknya juga masih mempertimbangkan untuk melakukan pembatasan dari arah sebaliknya, dari Barat ke Timur.

"Ide dari Timur ke Barat Bagus sekali. Tapi dari Barat ke Timur kita pertimbangkan, karena banyak saudara-saudara kita kita banyak yang kerja di kawasan industri dan bermukim di Barat," ungkap Bambang.

Menurutnya, lantaran nantinya dilarang masuk tol Cikampek pada jam sibuk tersebut, maka pihaknya bersama PT Jasa Marga Tbk menyiapkan kantong-kantong parkir truk sebelum gerbang tol Kalihurip di Cikarang.

"Kemudian kita lagi siapkan kira-kira kantong pengendapan. Paling sifatnya temporary saja, karena nanti mereka (sopir truk) biasanya akan mulai atur (tempat) parkir sendiri," tandas Bambang.

Sumber : detik.com
Posting Komentar