Wajib Dievaluasi Jabatan Ke 3 Kepsek Di Sekolah Tipe Rendah

0
Karawang,.- Perbup yang mengatur Priodesasi Kepsek berprestasi dapat bonus jabatan satu priode lagi, langsung di kritik Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Telagasari. 

Pernyataan yang mengharuskan jabatan ke tiga di SD dengan tipe rendah, di minta Ketua yang baru seumur jagung ini untuk di evaluasi ulang.(29/10).

Dede Suherman
Dikatakan Dede Suherman S.pd, pihaknya sangat mengapresiasi atas kebijakan pemberlakuan jabatan ke 3 Kepsek yang memasuki priodesasi,karena sebenarnya Perda yang mrngatur hal itu sudah ada sejak 2009,jika diberlakukan melalui Perbup sangat di dukungnya, baik soal prestasi, penilaian melalui Pengawas yang terbiasa jadi asesor dan regulasi penetapan kelayakan dengan 8 standar pendidikannya.Namun,jika sudah terekrut figurnya dan direkomendasi, diharapkan penempatan jabatan ke 3 ini tidak di sekolah dengan tipe lebih rendah, sebab logikakya, jabatan ke tiga itu adalah bonus yang sepatutnya ditempatkan di sekolah lebih tinggi tipenya sebagai reward atas prestaasinya dari hasil penilaian tim khusus tersebut." Kita setuju ada jabatan ke 3, tapi soal penempatan di tipe terendah ini yang harus di evaluasi," Katanya.

Lebih jauh Dede menambahkan, penempatan di sekolah tipe lebib rendah di jabatan ke 3, bisa saja dilakukan dengan catatan ada jaminan bantuan dari Pemkab, baik soal infrastruktur dan kesejahteraan para tenaga pendidiknya. Jangan sampai di beri jabatan bonus di priode ke 3 justru tipe selain rendah, juga membuat kerepotan kepseknya. Sebab, berprestasi disekolah dengan tipe tinggi, belum tentu bisa mengelola manajerial di sekolah dengan tipe rendah. Ibarat Negara, semakmurnya Singapura, belum tentu sanggup Presidennya memimpin Indonesia. Karenanya, evaluasi soal jabatan Ke 3 Kepsek soal penempatan ini menjadi perlu pertimbangan matang." Berprestasi dan teladan disekolah tipe tinggi, belum tentu mampu menyelesaikan tipe rendah manajerialnya," ungkap Guru yang akrab disapa Dacut ini.

Sebelumnya,Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karawang, Dadan Sugardan mengatakan, UU Penyelenggaraan Pendidikan tak satu pun klausul yang menyebut jabatan Kepsek berlanjut sampai pensiun, artinya Priodesasi dua priode yaitu 8 tahun tetap wasalam. Hanya, dalam Perda Nomor 8 tahun 2009 sebenarnya sudah diatur bahwa jabatan Kepsek bisa ditambah jabatan ke 3 yaitu menjadi 12 tahun dengan syarat harus berprestasi dengan kriteria 8 standar.Tinggal saat ini, pihaknya upayakan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukumnya bisa terbit akhir Oktober ini. Di jabatan ke 3 nanti sebut Dadan, Kepsek yang berlanjut itu akan ditempatkan di sekolah dengan Tipe rendah, tujuannya agar hasil prestasi dan keteladannya di sekolah semula itu, berefek positif pengelolaannya di sekolah baru jabatan ke 3 tersebut." Tujuan penempatan di jabatan ke 3 Sekolah tipe rendah itu justru menguji lagi kompetensi agar membenahinya," Pungkasnya.