Ini Anggaran Pembangunan Taman Pembatas Jalan Karawang

0

Karawang. - Pemerintah Kabupaten Karawang, mengeluarkan anggaran lebih dari Rp3 miliar untuk pembangunan taman pembatas jalan di sejumlah titik wilayah perkotaan Karawang.

"Pembangunan taman ini dilakukan agar wajah perkotaan Karawang bisa lebih indah," kata Kabid Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman setempat Novi Gunawan di Karawang, Selasa. 

Seperti pembangunan taman pembatas Jalan Ahmad Yani mulai Bundaran Mega M sampai putaran arah Stadion Singaperbangsa Karawang yang jaraknya mencapai satu kilometer, anggarannya mencapai Rp1,2 miliar.

Dibangun pula taman pembatas jalan di sepanjang jalan Ahmad Yani mulai dari depan Pemkab Karawang hingga perempatan RMK. 

Selain itu, dibangun pula taman pembatas jalan di sepanjang jalan depan Kantor Imigrasi Karawang hingga akses ke jalan Lingkar Bypass Karawang. 

Pembangunan taman pembatas jalan di tiga titik di sekitar wilayah perkotaan Karawang tersebut anggarannya mencapai sekitar Rp3 miliar.

Novi menyatakan, taman pembatas jalan tersebut akan ditanami berbagai jenis tanaman bunga hias. Itu dilakukan agar terlihat lebih indah.

Ia menegaskan, pembangunan taman pembatas jalan di wilayah perkotaan Karawang itu sudah sesuai dengan kajian.

Ketua Komisi C DPRD Karawang Elivia Khrissiana sebelumnya mengingatkan agar pemkab tidak asal-asalan dalam membangun taman pembatas jalan yang anggarannya mencapai miliaran rupiah.

"Perencanaannya harus benar, konsepnya juga harus matang. Selama ini kami melihat pembangunan taman kota itu asal-asalan, tanpa perencanaan dan konsep," katanya.

Ia mengatakan, di antara tujuan keberadaan taman ialah untuk memperindah "wajah" perkotaan. Seharusnya taman kota itu memiliki nilai keindahan dan mencirikan kebudayaan.

Artinya ada nilai estetika dari pembangunan taman kota itu. Sedangkan selama ini, pembangunan taman kota di Karawang terkesan asal jadi.

"Buktinya, banyak taman kota yang sudah dibangun, tapi dibongkar lagi. Di bangun taman lagi, kemudian dibongkar lagi. Jadi terkesan tidak ada konsep dalam pembangunan taman," kata dia.


Sumber : Antara

Posting Komentar