Jalan Maut Karawang Kabarnya Minta Tumbal Kepala Kerbau,Ini Warta Lengkapnya

0
Karawang-.Bukan lagi cerita jalan raya Layapan- Tempuran disebut jalan Maut di Karawang. Karena terbukti dalam minggu pertama di bulan November sudah dua kali tabrakan yang mengakibatkan satu nyawa melayang atas nama Ondo warga asal Salem Desa Pasir Kamuning,Kecamatan Telagasari.

Dan satu lagi penabrak yang mengalami luka parah atas nama Carno asal Cilebar.Ia sempat dilarikan ke RS Fikri namun oleh pihak medis setempat dirujuk ke RSUD."Yang bersangkutan kami rujuk karena ia menolak untuk melakukan operasi sesuai yang dianjurkan pihak dokter",terang singkat dari pihak RS Fikri kepada Pelita Karawang.

Selanjutnya informasi terakhir dari RSUD pun Carno menolak ulang untuk dilakukan operasi kaki karena dirinya lebih memilih berobat cara alternatif ke Manggung Jaya.(8/11).


Kemudian di tempat kejadian peristiwa (TPK) di jalan maut,seorang warga asal Desa Lemahduhur menyebutkan bahwa terjadinya peristiwa tidak mesti sepatal itu bila tak ada sesuatu yang aneh,sebutnya,terlebih kedua kendaraan saat tabrakan dalam kondisi keduanya pelan karena Ondo hendak belok ke kanan (bahu jalan) dan Carno dari belakang tidak begitu cepat membawa motornya.

Nasi sudah menjadi bubur dan kejadian ga usah dikait-kaitan dengan hal tak jelas,ungkapnya.Namun alangkah baiknya dari para tetua dan para kepala desa sepanjang jalan raya maut untuk berikhtiar lain agar tidak terus terjadi peristiwa tertabrak,terjatuh atau tabrakan,harap dia.

Saya sudah lama mendengar adanya isu untuk jalan raya Layapan minta tumbal kepala kerbau.Semula saya ga percaya banget tapi setelah diinget-inget bener juga setiap panen hampir saja jatuh korban dari korban ada yang mengalami luka ringan,cacat biasa,permanen sampai kepada meninggal dunia.Peristiwa itu bisa terjadi jelang,saat atau saat panen raya di lajur jalan maut,ucap narasumber.

Dulu pernah sepasang remaja meninggal dunia saat panen raya pula dan keduanya mengalami nasib tragis karena batok kepala pecah dan mata keluar.Lalu dari salah seorang pihak keluarga korban tersebut pergi ke orang bisa.Kemudian menurut paranormal bahwa jalan maut Katawang membutuhkan tumbal kepala kerbau perwaktu dan bila dipenuhi atau disajikan segala peristiwa tragis akan terhenti,beber narasumber dan meminta namanya dirahasiakan.

Di sepanjang jalan raya maut antara Bodeman Sinyemplak,Lemahduhur,Bengle dan Pangaritan bahkan Pagadungan,beberapa narasumber saat dikonpirmasi isu jalan raya maut meminta tumbal kepala kerbau.Banyak diantara narasumber membenarkan dan mempercayainya namun tak sedikit mengucapkan itu sebuah perbuatan sirik takhyul belaka.

Kiriman kontributor.
Posting Komentar