Karawang Siap Panen Kedelai

0
Karawang,- Ditanam dua bulan lalu, tanaman kedelai seluas 30 hektar di Dusun Sindangkarya,Desa Lemahabang,Karawang siap panen tak kurang dari sebulan lagi.Kedelai dengan varietas NS dan Grobogan tersebut diprediksi memproduksi 3 - 4 ton perhektarnya.(4/11/2017).

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Lemahabang, Dedi mengatakan,tanamam kedelai baru memasuki usia tanam 60 hari, namun mengejar panen kering,kedelai butuh waktu hingga 20- 30 hari lagi. Dengan biaya produksi hampir sama dengan padi, Kedelai jenis NS dan Grobogan ini bisa dijual di kisaran Rp 6 ribu perkilogramnya. Bahkan, banyak di cari tengkulak dalam dan luar daerah Karawang. Hasilnya, pemanfaatan program Padi Jagung Kedelai (Pajale) ini, mampu produksi dikisaran 3- 4 ton perhektarnya." Kita cek kondisi tanamannya, insya Allah dalam waktu 20 harian lagi sudah siap panen kering," Ungkapnya. 

Dedi menambahkan, kedelai tumbuh sukses di lahan Lemahabang dan beberapa desa lainnha, meskipun dengan perawatan dan biaya seadanya, tapi daya tawar kedelai untuk kebutuhan produksi tempe, tahu, susu dan lainnha ini cukup banyak di bidik. Ia jamin, selama 30 hari kedepan, pasokan air di golongan II ini aman, sehingga tanaman kedelai tetap tumbuh normal tanpa harus merisihkan banjir atau percepatan pengolahann lahan untuk kembali persemaian padi." Pasokan air sementara akan aman sampai benar- benar di pastikan, bahwa kedelai siap di panen." Ujarnya.


Harga kedelai kering,jauh dengan harga benihnya, karenanya sambung Dedi,dipilih panen kering agar petani juga bisa membuat pembenihan, karena harganya Rp 20 ribuan perkilonya,"Harga benihnya lebih ekonomis, karena dipatok harga benihnha Rp 20 ribu perkilogramnya," Pungkasnya.

Kades Lemahbanag,Rusli Sumawinata mengapresiasi tanam kedelai dan panennya nanti di Desanya. Bahkan, walau dengan luas lahan sekitar 30 hektar, Dusun Sindangkarya inj seperti sentra kedelai lagi karena bisa lalu lalang kendaraan pengangkut puluhan ton kedelai. Ia perkirakan, kedepan, kesuksesan tanam dan panen kedelai ini bisa terus di ikuti petanj lainnya, selama pengaturan airnya jelas di areal pesawahan, kapan harus di airi dan kapan di keringkan." Kita bangga, ternyata banyak lalu lalang kendaraan pengangkut kedelai disini,seperti suasana sentranya saja,ini bukti kesuksesan tanam kedelai di Desanya, " Pungkasnya.

Penulis :Ruri
Editor: Farida

DUNIA PERTANIAN

ADVETORIAL

Kontak Redaksi

Nama

Email *

Pesan *