APOTEKER, SUKWAN AHLI FARMAKOTERAPY

Karawang,- Meskipun berstatus Sukwan di intansi lingkungan kesehatan,  Apoteker memiliki peran strategis dalam pendistribusian obat kepada masyarakat, baik di klinik,  Rumah Sakit maupun Instansi Pemerintah seperti Puskesmas.  Penguasaan Farmakoterapy dalam memilah ratusan jenis obat, menjadi tantangan tersendiri memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Apoteker di UPTD Puskesmas Pasirukem Kecamatan Cilamaya Kulon, Nur Hasanah mengatakan,  kesehariannya berkutat di gudang obat-obatan yang di suplay pemerintah ke Puskesmas.  Lebih dari 200 jenis obat menggunung diruang kerjanya,  namun baginya,  penguasaan Farmakoterapy tetap bisa memilah nama obat dan untuk sakit jenis apa,  karena cara penyimpanannya sendiri,  di blok sesuai alfabet dan jenis obatnya,  seperti sakit kepala,  demam,  batuk dan lainnya.  " Obat di Puskesmas saja jenisnya nyampe 200 an,  tapi kita gak ada kesulitan memilih obat,  kan penguasaan Farmakoterapy ini penting untuk diketahui,obat apa dan untuk sakit apa, " Katanya. 

Alumnus Sekolah Tinggi Farmasi Bandung ini menambahkan,  setiap tahunnya,  apoteker juga ada kegiatan pelatohan dan manajemen kefarmasian,  diluar program pelatihan pemerintah pun,  latihan manajemen ini wajib secara pribadi,  apalagi yang sudah bergelut didunia farmasi sepertinya. Walaupun,  dibanding profesi lain, Apoteker ini jarang dilirik Pemerintah untuk pengangkatan,bahkan sampai status PTT saja. Namun,  itu soal lain, karena yang terpenting,  adalah bagaimana pekerjaan memilah dan mendistribusikan obat ini sesuai kebutuhan dan dosis resep yang dianjurkan.  " Walaupun sukwan dan jarang dilirik diangkat minimal jadi PTT,  kita masih eksis terus melayani masyarakat sakit dengan dosis dan anjuran farmasi seperti biasa, " Katanya. 

Nurhasanah menambahkan, apoteker tidak akan memberikan obat tanpa resep dan rekomendasi tim medis lainnya, sejauh ini,  tidak ada kesulitan yang berarti dalam pemberian obat kepada pasien di Puskesmas sendiri,  baik berupa tablet,  syirup dan lainnya. Hanya saja suplay obat biasanya menyesuaikan dan berbeda-beda setiap puskesmas,  tergantung penyakit yang mayoritas di wilayahnya,  seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA),  batuk filek,demam dan sakit kepala adalah jenis obat yang lebih banyak di sediakan di gudang, karena sesuai kebutuhan di internal Puskesmas itu sendiri. " Banyak dominasi itu obat yang disediakan adalah untuk ISPA,  Demam,  Batuk filek dan sakit kepala, " Pungkasnya.
Posting Komentar