Cemas Banjir, Kades Minta BBWS Sigap Antisipasi Tanggul Cilamaya



Karawang.- Debit air Sungai Cilamaya mulai naik. Meskipun masih normal,  namun hujan yang mengguyur selama dua hari terakhir mengancam sungai hilir Karawang tersebut limpas akibat tanggul dan tepian sungai yang jebol dan rusak. Tak tanggung-tanggung,  untuk pemeliharaan sungai,  sejumlah Pegawai dan Kepala Desa di Tegalwaru,  Mekarmaya dan Muara,  meminta ribuan karung untuk membendung air sungai Cilamaya yang mengancam banjir lagi. 


Trantib Desa Cilamaya,  Wahyu mengatakan, Debit air masih normal karena belum ada informasi dari TMT,  namun luapan sungai Cilamaya tetap mengancam jika tepian dan tanggul masih belum ada pemeliharaan konkrit.
 
Contoh tepatnya di Dusun barahan RT 006/003, tepat kelokan sungai cilamaya, dilokasi itu terjadi abrasi dengan kedalaman cukup jurang. Beruntung,  dari Balai Besar Waduk dan Sungai (BBWS)  kabarnya mau ada pemasangan bronjong buat penahan tepian sungai. Namun sayagnya, itu hanya tepi di daerah ketimpal, sementara pihaknya bersama Kades berharap,  lokasi bronjong itu di eretan dulu yang di segerakan. " Kelokam sungai Cilamaya ini ada yang abrasi,  sehingga butuh penanganan segera sebelum air meluap lebih luas, " Katanya.


Sejauh ini,  belum ada kenaikan Tinggi Mata Air (TMT),  sambungnya,  namun diharapkan memang tidak terjadi.  Hanya saja untuk antisipasi diharapkan cepat dan tepat lokasinya." Inginnya sih tepat lokasinya dan cepat untuk membiat bronjong, " Pungkasnya. 

Sementara itu,  Kades Tegalwaru Aruji Atmaja mengatakan, pihaknya sampaikan agar BBWS cepat tanggap.  Tanggul-tanggul selalu kritis setiap tahun,  apalagi jelang musim penghujan.  Karenanya, ia meminta Camat sampaikan ke BBWS,  cara cepatnya minimal fasilitasi ribuan karung untuk penahan tanggul yang beberapa titik sudah jebol.  Kondisi air sendiri,  masih agak normal,  tinggal diantisipasi saja agar banjir tidak sampai meluas limpas ke pemukiman lebih banyak, jika sesekali limpas.  " Tolonglah pengadaaan karung saja minimalnya,  soal tanah mah kita siap nyari, " Katanya. 

Camat Cilamaya Wetan Drs H Hamdani mengatakan,  pihaknya menyiapkan surat ajuan harapan sejumlah desa yang dilintasi sungai Cilamaya,  utamanya untuk pembuatan tanggul manual.  Namun,  pihak Dirjen SDA BBWS Bandung tertanggal 18 Desember,  sudah menyurati pihak Kecamatan dengan nomor UM. 01.01/PPK-Opsda. III/Satker.Opsdac/2017 tentang pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan rutin sungai Cilamaya.  Karenanya,  BBWs sudah merespon dan hendak memperbaiki beberapa tanggul yang rusak dan diharapkan bisa cepar selesai untuk mengantisipasi banjir. " Kita mau kirim surat permintaan tanggul manual itu,  tapi BBWS sudah kirim surat duluan untuk pemeliharaan,  kita tunggu saja, " Katanya.
Posting Komentar