Dana Sertifikasi Lambat Cair Rugikan Bank

Karawang,-Bagj guru atau Kepala Sekolah yang mengagunkan SK Sertifikasi untuk pinjaman,mungkin tidak akan risih saat pencairannya lambat karena sudah dikuasakan potongannya pada Bank maupun koperasi. Namun,hal itu justru mempengaruhi pada kolektabilitas pihak perbankan jika terus terlambat,seperti saat ini dimana pencairan sertifikasi,bahkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS)  mangkrak pencairannya. 
Dikatakan Direktur Utama (Dirut)  PD BPR BKPD Cilamaya, Tansya Fadila, tidak jarang seperti bank lainnya,  BKPD juga menjadi sasaran agunan SK Sertifikasi para guru, khususnya di Cilamaya.Tidak seperti biasanya yang pencairannya lancar turun dan menjadi pemasukan setoran buat Bank, tapi sertifikasi kali ini justru macet di triwulan terakhir. Beruntung,  sebut Tansya,pihaknya terapkan setoran per triwulan,sehingga masih selalu menunggu dibulan-bulan akhir, sebab, jika disetiap triwulan lambat dan loncat setoran bulan, itu akan mempengaruhi besaran kolektabilitas atau tunggakan bank." Kalau pertriwulan saja diterapkan masih lambat,jelas akan mempengaruhi besaran kolektabilitas keuangan di bank, " Katanya.

Tansya menambahkan,selama ajuan pinjaman yang mengagunkan sertifikasi, pihaknya tidaj seperti bank lainnya.  Meskipun longgar,  tetapi selektif dalam memilah calon nasabah sertifikasi tersebut.  Selain di periksa keaslian SK,  karena banyaknya yang palsu,juga keabsahan SK wajib dilegalisir pihak terkait seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)  Karawang hingga dokumen lainnya.  " Kalau kita sih cek dan seleksi calon nasabah khusus guru bersertifikasi juga selektif, " Katanya.

Ketua Koperasi Guru Lemahabang (KGL) Ahmad Firdaus mengatakan,  sertifikasi guru masih tercover oleh pencairan triwulan 3 yaitu Juli, Agustus,  September.  Namun,  untuk triwulan IV Oktober, November dan Desember ini, belum ada pencairan, dan entah sampai kapan kabar pencairan terus sebatas isu. Sehingga, kalau pencairan lambat, Koperasi guru juga akan ikut terimbas, bahkam guru-guru,akan kerepotan meladeni Koperasi lainnya untuk setoran tagihan secara manual. "Kalau terlambat cair,Koperasi guru juga berpengaruh, " Katanya.
Posting Komentar