Inilah penampakan kantor Travel Yang Diduga Telah Terlantarkan 87 Jammah Umroh Asal Karawang - PELITA KARAWANG
Inilah penampakan kantor Travel Yang Diduga Telah Terlantarkan 87 Jammah Umroh Asal Karawang

Inilah penampakan kantor Travel Yang Diduga Telah Terlantarkan 87 Jammah Umroh Asal Karawang

Share This
Karawang-.Sebelumnya telah dikabarkan ada 87 orang Jammah asal travel Al Madinah diterlantarkan.Dan kabar teranyar didapati saat ini jammah umroh asal Karawang tersebut sudah mendesak pihak travel Al Madinah untuk bertanggungjawab akan kesusahan yang dialami mereka.Bahkan ada sejumlah keluarga jammah umroh menyusul ke tanah suci Mekah karena khawtir kepada anggota keluarganya yang sudah diterlantarkan pihak travel.

Kabar sebelumnya,lagi kisah masyarakat Karawang diterlantarkan oleh sebuah travel umroh yang katanya dipimpin orang ternama namun apa yang terjadi ,sebanyak 87 orang jammah umroh dibuat sengsara bahkan ada pengakuan dari jammah yang merasa tertipu dunia akherat akibat janji-janji untuk pelayanaan dan fasilitas tak terpenuhi bahkan jauh dari kebenaran yang dijanjikan.(30/12),menyoal adanya kasus terlantarnya 87 orang jammah umroh oleh travel Al Madinah pimpinan H Wahyu yang merupakan mantan Sekdis Dinsos Pemkab Karawang,Abhy Sehabudin menilai adalah sebuah musibah besar bagi umat yang niat beribadah dan perbuatan travel sangat tak terpuji."Saya mewakili keluarga jammah umroh menyatakan sangat dan terlalu kecewa juga sesalkan serta meminta kepada pihak Pemkab dan Kemenag Karawang segera menutup travel Al Madinah,tak hanya itu pihak kepolisian harus turun tangan karena dalam kasus terlantarnya jammah ada unsur penipuan mulai dari janji pelayanan dan fasilitas yang maksimal tapi malah diterlantar termasuk ada tuntutan biaya tambah kepada jammah untuk pulang",jelasnya.

Ia mencontohkannya,berangkat hari Rabu,tanggal 20 Desember 2017 tapi kenyataanya hari Sabtu baru diberangkatkan itu pun dengan transit ke Malayasia dan rombongan juga terbang dua rombongan (50 lewat Malaysia,37 Jakarta langsung Jedah) sedang janji semula tidak demikian.

Tak hanya itu, sambung Abhi Sehabudin yang keluarganya ikut travel Al Madinah 5 orang,janji diberikan hotel bintang 5 nyatanya buat pusing 7 keliling bab kelas losmen termurah di daerah Karawang yang diberikan.Dan hebatnya,pihak travel berani berangkatkan jammah tanpa suntik meningitis padahal itu sangat berbahaya (pengakuan jamaah yang disuntik mendadak saat akan pergi,red).

Untuk itu tandas Abhy,pihak Pemkab,Polisi dan Kemenag harus bertindak tegas dan tidak bermain mata.Karena kasusnya sudah penipuan dan pelanggaran HAM (semua jammah mengakui tersiksa akibat diterlantarkan,red).


Pak H Sopyan sebagai Kepala Kemenag di Karawang harus turut bertanggungjawab demi umat dan melakukan tindakan bukan sebatas klarifikasi karena 87 umat disengsarakan dan mutlak merasa tertipu pelayanan dan fasilitas.Saya yakin kepala Kemenag bukanlah seorang banci karena dia diketahui salah satu tokoh umat yang berjiwa satria dan penuh kepedulian.Namun jika kasus travel Al Madinah dianggap biasa dan tanpa kejelasaan dipertanggungjawaban pihak travel kepada jammah setelah disenggarakan berarti  Kemenag masuk angin,ungkap Abhy.

Dan hasil kemunikasi dengan beberapa keluarga jamaah di Karawang,terus Aby."Ada sejumlah pihak keluarga bakal laporkan Travel Al Madinah pimpinan H Wahyu ke pihak polisi,kemenag,pemkab Karawang bahkan ada yang bakal mengadukan Wahyu CS ke Jakarta.Dan info terkini dari Mekah,ada sejumlah keluarga jammah yang sudah menyusul ke tanah suci akibat merasa khawtir dan mempersiapkan dokumentasi kejadian buat bekal melaporkan ke pihak-pihak berwenang,pungkas Abhy.

Diketahui saat ini,jammah umroh asal travel Al Madinah masih berada di kota Mekah dan dijanjikan pulang Sabtu (30),padahal jadwal yang tertera awal 1 Januari 2018.

Kabar ini diturunkan H Wahyu bos dari travel yang diduga telah sengsarakan jammahnya belum menjawab kondisi terkini yang dialami oleh jammahnya.

Sebelumnya saat jammah umroh tertunda 4 hari dari jadwal semula,mantan Kabag Kesra Pemkab Karawang sempat meminta maaf kepada para jammah dan keluarganya serta sempat mengaku dirinya rugi jutaan rupiah karena tertunda penerbangan ke jedah.


Posting Komentar
bkd