Mesin Penggilingan Bantuan KEMENDES di Karawang Mulai Beroperasi

Karawang,-Mesin penggiling padi atau Rice Milling Unit, bantuan Kementrian Desa (Kemendes) Rp 2,8 Miliar pada Bumdes Maju Bersama Desa Mekarmaya Kecamatan Cilamaya Wetan,  resmi dioperasikan Rabu 13/12. Launcing mesin yang mampu menggiling gabah kering sebanyak 1,5 ton per Jam tersebut,  dilakukan langsung rekanan pihak ketiga dari PT Adiwahana Dharma Cipta dan disaksikan Muspika Kecamatan,  para Kepala Desa dan pejabat DPMPD Karawang di Dusun Waru Bacin Desa Mekarmaya. 

Project Manajer Kemendes dari PT Adiwahana Dharma Cipta,  Indrawan Adi mengatakan,  mesin penggiling padi ini beroperasi dengan baik di launching perdananya.  Tidak ada kendala yang berarti dari semua proses penggilingan mulai gabah hingga berasnya yang nampak berkualitas. Mesin penggiling padi dengan teknologi canggih asal Vietnam ini,  mampu menggiling 1,5 ton Gabah Kering Giling (GKG) per Jam dengan kapasitas listrik yang dibutuhkan sebanyak 150 KVA.  Ia pastikan,  operasi mesin penggiling ini akan dikendalikam operator yang sudah terlatih dan bisa digunakan optimal untuk kepentingan pertanian dan pangan di wilayah sekitarnya.  " Mesin penggiling ini mampu menggiling 1,5 ton/Jam dengan kapasitas listrik 150 KVA, " Katanya.

Ketua Forum Bumdes Karawang,H Asep Gunawan Lc mengatakan,  Bumdes maju bersama dipercaya mengelola mesin giling ini dan siap dikembangkan dengan sokongan Bumdes bersama.  Bantuan senilai Rp 2,8 Milyar ini,  dari hasil launchingnya sudah dibidik harga Rp 14,5 ribu perkilogram berasnya,  karena hasil yang didapat,  mampu berkualitas sangat baik.  Bahkan,  dedaknya juga lembut yang beda dari biasanya.  Rencananya,  sebut Asep,  Bupati Karawang siap meninjau mesin penggiling gabah berteknologi canggih ini pertengahan Desember ini. Bahkan,  jika tidak ada alang melintang dan melihat jadwal,  Heler di Bumdes Maju Bersama Mekarmaya ini juga akan ditinjau Presiden Jokowidodo Januari nanti. " Kualitas berasnya sudah dibanderol seharga Rp 14,5 Ribu/kg, nanti kita coba varietasa lainnya, " Katanya.

Kasie di Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa,  Asep Sudrajat mengatakan,  Kemendes ini punya tiga program unggulan yang dikelola desa,  pertama Pertanian,  Perikanan dan Pariwisata. Karawang,  sebut Asep,  dipilih sebagai Kabupaten dengan potenai pertanian yang mumpuni, sehingga menjadikan Cilamaya Wetan yang mana sebagai Show Window Pertanian Indonesia ini,  mendapati bantuan alat mesin penggiling padi dengan kualitas teknologi canggih senilai Rp 2,8 Milyar. Ini satu-satunya aset Bumdes Maju Bersama yang bergerak di bidang pertanian se Indonesia,  karena meskipun di Sukabumi ada,  namun peralatannya diluar tata kelola program Kementrian Desa.  Ia melihat sebut Asep,  di launching operasi pengaktifan mesinnya ini,cukup baik.  Tinggal kedepan,Bumdes bersama memikirkan pengembangannya urusan perluasan lahan dan lainnya. Ia percaya,Bumdes Maju bersama yang masuk kategori terbaik 2 di Karawang dan Bumdes bersamanya,  bisa berjalan optimal. " Ini launching dulu,  insya Allah bupati nanti hadir meninjau,  " Pungkasnya. 
Posting Komentar