Sejumlah Desa di Karawang Jadi P4S

KARAWANG-Selain Tegalsawah Kecamatan Karawang Timur dan Pusakajaya Kecamatan Cilebar. Desa Ciwaringin Kacamatan Lemahabang diplot menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S), tepatnya di kebun Srijaya Organik Karawang (SOKA) Dusun Selang 1.
Ragam objek sasaran penelitian dan pembelajaran praktek sektor pertanian,  di integrasikan dilahan seluas lebih dari 3 hektaran tersebut, baik Pertanian padi,  pembenihan,  hidroponik,  holkikultura, Tanaman Obat Keluarga (Toga), peternakan dan perikanan air tawar. Bahkan,  memasuki masa panen,  P4S yang di sokong pejabat teras lingkungan BUMN ini,  juga direncanakan menghadirkan Menteri Pertanian dua bulanan kedepan. 

Ketua P4S Desa Ciwaringin Kecamatan Lemahabang, H Nana Nurundana mengatakan,  kegiatan P4S ini akan menjadi model menggali ilmu teori dan praktek seputar pertanian.  Dibanding P4S yang lain,  di Desa Ciwaringin ini lebih mendalam mengkampanyekan Go Organik di setiap tanaman yang ditanam, bahkan Badan Sertifikasi Pembenihan Provinsi (BPSP) dan Lembaga Invoice tengah ancang-ancang keluarkan benih organik yang siap lahir di P4S ini.  Karenanya, dengan kemandirian P4S yang saat ini masih menunggu SK dari Dinas Pertanian,  pihaknya berupaya membangun kemandirian dalam mewujudkan tanaman dan prosea organik lebih baik dan maju,  betapapun tanpa bantuan dari Dinas atau Pemkab sekalipun." Kita kolaborasi dan fasilitasi tempat pembelajarannya,  ini adalah media latihan dan penelitian yang baik,  khusus tanaman organik, " Katanya.

Ir Heru Sulistiawan,  Penasehat P4S mengatakan, P4S ini akan jadi media pertemuan para petani dengan pelatihannya yang memadukan teori dan praktek dikebun SOKA miliknya. Dipilihnya Organik sebagai andalan yang akan mengisi integrasi dikebun ini,  karena organik masih tercecer sendiri-sendiri,  karenanya di kebun Soka ini,  pihaknya memadukan organik mulai dari pengolahan,  produksi,  hingga hasil tanamnya seperti apa bisa digali optimal semua Kalangan. Ia sempat tawarkan lahan sawahnya kepada petani siapapun yang bisa hasilkan 10 ton perhektarnya,  namun tidak pernah terwujud karena alasan tanah yang memang audah tidak produktif,  makannya,  pengembalian tanah ke organik yang sesuai kearifan lokal ini perlu untuk kembali menyuburkan tanah.  Tetapi sebut Heru,  organik tidak bisa berjalan sendirian,  sebab,  akan sia-sia saja jika tidak ditopang pemasaran dan hasil produksi yang kurang baik.  " Organik ini tidak bisa berjalan sendirian,  maka saya ajak kembangkan solusi dan teknologinya di kebun SOKA ini, " Katanya.
Posting Komentar