Tolong Bantu Sebarkan Karena Enjang Sudah 20 Hari Menghilang Tanpa Jejak - PELITA KARAWANG

Post Top Ad

bkd
Tolong Bantu Sebarkan Karena Enjang Sudah 20 Hari Menghilang Tanpa Jejak

Tolong Bantu Sebarkan Karena Enjang Sudah 20 Hari Menghilang Tanpa Jejak

Share This
Karawang-.Sudah dua puluh hari lamanya Enjang Nurjaya asal alamat Dusun Cibeureum RT/RW 05/03 Desa pulomulya Kecamatan Lemahabang Karawang, menghilang tanpa keterangan yang pasti.(26/12/2017).

Enjang sudah 20 hari menghilang dan tanpa kabar beritanya sampai hari ini Selasa,(26/12),serta bersangkutan kali pertama menghilang di daerah Cikeruh Kecamatan Batujaya,jelas Mulya Safari,Anggota legislative asal Komisi B DPRD Karawang.

Masih kata Mulya Safari,Enjang menghilang sudah 20 hari tetapi saat pergi dari rumah dirinya menggunakan sepeda motor dan untuk kendaraan yang dikendarainya sudah diketemukan.

Kepada masyarakat Karawang dimanapun berada ataupun siapa saja yang menemeukan Enjang diminta bantuannya dengan mengabarkan atau mengantarkan ke rumahnya di Pulomulya,pinta politisi PBB ini.

Asli saya cukup heran oleh hilangnya Enjang,pasalnya motor yang dikendarainya sudah diketemukan tetapi orangnya belum juga ada kabar-kabarnya.Untuk itu,diminta bantuannya kepada siapa saja yang menemukan yang bersangkutan agar mengantarnya ke Polsek terdekat atau mengantarnya langsung kealamat yang tadi saya sebutakan,pungkas Mulya Safari.

Kabar sebelumnya seorang warga asal Dusun Cebeureum RT 03/04 Desa Pulomulya, Kecamatan Lemahabang, hilang di pinggir sawah ketika menemani orang tuanya memarit padi di Desa Cikeruh, Kecamatan Batujaya. Hingga Minggu (10/11) pihak keluarga korban belum melaporkan peristiwa tersebut ke kantor polisi setempat.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban bernama Enjang (21), Sabtu (18/12) sebelum dikabarkan hilang bersama Ana (48) orang tuanya menyabit padi di Desa Cikeruh, Kecamatan Batujaya. Daru rumahnya di Desa Pulomulya, Kecamatan Lemahabang, Enjang mengendarai motor bersama Ana dan tetangganya bernama Derep. Enjang memang diinformasikan menderita keterbelakangan mental.

Sampai di lokasi karena kondisi mentalnya yang lemah, Ana meminta Enjang menungguinya di pinggir jalan sambil menjaga motor. Enjang menurut dan duduk diatas motor yang diparkir dipinggir jalan yang juga batas sawah yang sedang dipanen. Ana dan Derep langsung disibukkan dengan aktivitasnya menyabit padi. Tidak lama aktivitas itu berlangsung Ana kaget begitu menoleh ke arah dimana anaknya menunggu.Ternyata Enjang bersama motornya sudah tidak berada di tempatnya.

Karena curiga Ana kemudian mencari Enjangnya di sekitar lokasi namun tidak ketemu. Bahkan upaya pencarian masih berlangsung hingga lebih satu jama. "Saya tidak menemukan anak saya di sekitar lokasi sawah. Karena khawatir saya kemudian meminjam motor teman yang sedang mengarit dan dengan motor itu mencoba mencari anak saya lebih jauh lagi," ujar Ana.

Tetapi usaha pencarian yang dilakukannya tetap sia-sia karena Enjang tetap tidak ditemukan. Bahkan tidak hanya itu, Ana yang bergerak lebih jauh dari lokasi memarit padi malah terjaring razia polisi. Hingga akhirnya dia bersama motor pinjamannyapun terpaksa diamankan di Mapolsek Batujaya. "Saya kena apes terjaring razia. Tapi saya langsung menelepon keluarga di Pulomulya dan meminta bantuan anggota DPRD di desa itu untuk membantu mencari Enjang. Namun meski sudah dicari kemana-mana Enjang tetap tidak ditemukan," paparnya.

Sementara anggota DPRD Karawang asal Desa Pulomulya, Mulya Syafari mengaku mendapati telepon dari keluarga Ana dan menyampaikan saat itu Ana berada di Mapolsek Batujaya terjaring razia karena membawa motor tanpa surat untuk mencari Enjang yang hilang. Enjang sebut Mulya mengalami keterbelakangan mental dan sesekali sering berbahasa Indonesia. Karenanya, mewakili pihak keluarga Mulya meminta agar masyarakat yang menyaksikan keberadaan Enjang segera menyerahkannya ke kantor polisi terdekat. "Saya berharap masyarakat yang menemukan keberadaan Enjang segera membawanya ke kantor polisi terdekat, minimal melaporkannya ke aparat desa setempat. Sehingga korban bisa dipertemukan kembali dengan keluarganya," ucap Mulya.
Posting Komentar

Post Bottom Ad

budpar'