Akibat PJU dan Jalan Sempit Jadi Biang Mobil Nyebur di Jalan Maut

KARAWANG.-Untuk kesekian kalinya, irigasi layapan kembali jadi langganan kendaraan mobil nyebur. Senin pagi sekitar pulkul 05.30 giliran mobil Colt Diesel pengangkut bata hebel dengan Nomor Polisi B 9797 II dari arah Telagasari, terperosok dan tercebur di irigasi yang berlokasi di Desa Lemahduhur. Sopir dan kernet berhasil selamat, namun kondisi mobil terlentang beraama hebel yang diangkutnya di Kali yang hulunya di Leuweung Seureuh tersebut.

" Pagi - pagi, mobil Colt ini mau ke arah Tempuran, sementara dari arah tempuran ada juga mobil menuju Telagasari, posisi jalan ya kurang lebar, akhirnya mungkin terperosok dan tercebur tuh," Kata Warga Sekitar Kejadian Gani (29).

Diakui Gani, jalanan Layapan bisa dikatakan jalanan maut, karena setiap bulan, hampir 4 unit mobil selalu jadi langganan terbang bebas ke irigasi layapan, faktor utamanya karena jalanan kurang lebar, ditambah irigasi tanpa turap, sehingga kalau ada mobil berlawanan arah, selalu terasa sempit dan jika lepas kontrol, ban mobil langsung terperosok ke irigasi yang cukup curam. Belum lagi sambung Gani,
Penerangan jalan yang sangat minim, sehingga perlu ada kesinambungan antara jalan yang harus diperlebar dan penerangan yang juga harus diperbanyak." Sebenarnya jalanan ini (Layapan), kurang lebar saja dan minin penerangan, jadi selama itu belum diperbaiki, maka ya jadi langganan tercebur terus," Katanya.


Kapolsek Tempuran, Akp Nana Sutisna mengatakan, Laka Lantas tunggal menimpa kendaraan Truck Cold Diesel yang terjun ke saluran irigasi layapan Desa Lemahduhur Kecamatan Tempuran pada Senin pagi 8/1, sekitar pukul 05.00. Pada saat kendaraan Truck Cold Diesel nopol B-9797-II yang bermuatan bata hebel melaju dari arah Telagasari menuju Tempuran, tiba-tiba datang pula dari arah berlawanan kendaraan Truck Cold Diesel yang tidak diketahui Nomor Polisinya.Sehingga kendaraan yang membawa bata hebel oleng dan terjun bebas ke saluran irigasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun sang Sopir yang teridentifikasi bernama Andri Bin Katwin, (20), asal Kampung Cileungsir Desa Banjarsari Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak - Banten ini, mengalami sedikit bagian luka. " Dua Coldiesel berlawanan arah, yang satu pergi yang satu arah Tempuran bawa bata hebel meluncur ke irigasi," Katanya.
Posting Komentar