Ini Pesan Menteri Desa Untuk Karawang

karawang. -  Eko Putro Sandjojo Menteri Desa dan PDT meresmikan bantuan Rice Mill untuk Bumdes Bersama "Berkah Bersama" di Desa Mekarmaya Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang Selasa (23/1).

Huller dengan teknologi mutakhir itu merupakan bantuan APBN  ini sebagai salah satu cara pemerintah dalam mengembangkan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) .


Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, mengatakan bantuan Rice Mill ini  dibangun supaya berkembang dengan dilengkapi berbagai fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung aktivitas sosial ekonomi. Eko Putro Sandjojo meminta pada seluruh Kepala Desa  khususnya  di Cilamaya,Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk menggunakan dana desa secara swakelola atau padat karya.

"Semua proyek pembangunan yang menggunakan dana desa tidak boleh pakai kontraktor. Kalau kalian pakai kontraktor nanti akan berurusan dengan penegak hukum," katanya.

Menurutnya, penggunaan dana desa yang dilakukan secara swakelola itu akan mengurangi jumlah pengangguran serta kemiskinan di pedesaan karena warga desa bisa mendapat upah dari pekerjaan secara swakelola. Nanti akan ada SKB 4 menteri atau perpres. Bahwa semua proyek dari dana desa harus dilakukan secara swakelola. Tidak boleh pakai kontraktor , Eko juga berharap agar Badan usaha milik Desa (Bumdes) bisa ditingkatkan. Terlebih anggaran dana desa yang nilainya tinggi akan banyak mengalir ke Bumdes. "Bumdes ini harus terus dikembangkan karena akan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa," Ujarnya.
Ia menjelaskan pencairan Dana Desa 2018 dalam pencairannya akan dipercepat dari tahun-tahun sebelumnya setelah perangkat APBDes dan APBD Kabupaten sudah beres dan lengkap.

"Pencairan Dana Desa 2018 lebih cepat dibanding tahun sebelumnya," pungkasnya

Hadir dalam kesempatan Tersebut, Wakil Bupati Karawang, Kepala DPMD. Camat dan Sejumlah Kades bersama para Pendamping Desa.

Posting Komentar