Kapolri Minta Anton Charliyan Mundur?.

Karawang.– Tiga jenderal dari Polri ikut dalam pertarungan di Pilkada 2018. Ketiga jenderal tersebut yakni Irjen Pol Murad Ismail, Irjen Pol Safaruddin dan Irjen Pol Anton Charliyan.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, tiga perwira tinggi (pati) ini sudah mengajukan surat pengunduran diri. Prosedur pengunduran diri ini masih dalam proses di biro Sumber Daya Manusia (SDM).

"Saya kira SDM sudah cek satu persatu. Ada juga yang sudah masuk (surat pengunduran diri). Kalau tidak salah itu (surat pengunduran diri) juga persyaratan untuk mendaftar ke KPU," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Januari 2018.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menjelaskan, saat ini tiga jenderal tersebut sudah dimutasi dari jabatan struktural dan non-job. Selain tiga jenderal tersebut, Tito menuturkan ada tujuh perwira menengah lainnya yang ikut dalam Pilkada 2018.

"10 perwira yang ikut pilkada tingkat dua dan tingkat satu. Tiga orang tingkat satu. Tingkat duanya ada tujuh. Kita minta undurkan diri. Saya juga menonjobkan, Minggu lalu sudah keluar TR-nya. Minggu ini kita laksanakan," ujarnya.

Dengan mutasi ini, ia menilai akan membuat persaingan di Pilkada ini menjadi fair. Ia pun berharap sebelum penetapan paslon pada 12 Februari, para perwira di kepolisian ini sudah menjadi purnawirawan atau pensiun dini.


Sebelumnya, beberapa jenderal polisi dikabarkan akan mengikuti kontestasi Pilkada 2018. Tiga jenderal tersebut yakni, Dankorbrimob Inspektur Jenderal Polisi Murad Ismail, Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan dan Kapolda Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Polisi Safaruddin telah positif mencalonkan diri di Pilkada. Ketiganya diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia. Ketiganya pun telah di mutasikan dari posisi mereka dalam rangka persiapan pencalonan di Pilkada.

Safaruddin yang maju dalam Pilgub Kaltim dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) di Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri dalam rangka persiapan pensiun. Murad Ismail yang mencalonkan diri untuk Pilgub Maluku dirotasi sebagai analis kebijakan utama bidang brigade mobil Mabes Polri. Sementara, Anton Charliyan yang mengikuti Pilgub Jawa Barat, posisinya digeser dari Wakalemdiklat Polri menjadi analis utama bidang Sespimti Lemdiklat Polri.
Posting Komentar