Pembangunan SUTET PLTG di Karawang Segera Dilaksanakan - PELITA KARAWANG
Pembangunan SUTET PLTG di Karawang Segera Dilaksanakan

Pembangunan SUTET PLTG di Karawang Segera Dilaksanakan

Share This
KARAWANG,- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang akan melintasi Cilamaya Karawang  hingga Cibatu Kabupaten Bekasi, tinggal selangkah lagi. Pasalnya, rekanan dari PT Jawa Satu Power (JSP) diam-diam mulai bidik transaksi lahan dengan pemilik lahan di sejumlah Desa, jelang dibangunkannya Sutet puluhan kilometer tersebut.

Kades Cilamaya, Kuswaedi mengatakan di Desa Cilamaya ada 5 titik bakal lokasi dibangunkannya sutet milik pemukiman warga. Dirinya tidak mencampuri urusan harga dan transaksi, karena itu urusannya langsung antara pemerintah dengan pemilik lahannya sesuai regulasi NJOP yang ditetapkan. Dirinya juga tidak tahu prosesnya secara utuh, yang jelas lahan di Pertamina Gas West Java Area seluas 40 hektar, berpeluang menjadi gardu induknya. Namun, selain lahan yang sebelumnya sawah tanpa garapan selama dua tahun terakhir, kompensasi pergantian usaha penggarapan sawah pertamina gas kepada masyarakat setempat, juga gagal seiring hewan domba ternak yang diberikan Pertamina Gas banyak yang mati. " soal transaksi itu urusan pemerintah dan pemilik lahannya, kita gak tahu menahu," Katanya.


Lebih jauh Kuswaedi menambahkan, dilahan Pertamina Gas itu juga ada bagian garapan sawah yang diberikan kepada Polsek, Koramil, Desa dan Kecamatan masing - masing 1 hektar, namun setelah lahan itu dikosongkan dua tahun terakhir karena akan dibangun gardu PLTGU, maka sejauh ini belum ada lagi kompensasi penggantinya. Namun, pihaknya selaku penerima manfaat dari Pertamina Gas tidak merasa risih, karena diberi saja sebelumnua sudah bersyukur, karena memang lahannha adalah lahan Pertamina Gas. " Jangankan petani yang kehilangan garapannya, Polsek, Koramil dan Kecamatan hingga Desa juga sama. Karena itu program pemerintah, kita mah ya terima saja," Ungkapnya.


Transaksi konpensasi lahan untuk petani di Tempuran juga sudah dijalankan,hal tersebut diakui oleh sejumlah petani pemilik sawah dan Kades yang wilayahnya dilalui SUTET.
Posting Komentar
bkd