Pindang Bandeng Lunak Duri Karawang Tembus Pasar Lintas Kota

KARAWANG,-Pindang Bandeng Lunak Duri merupakan olahan ikan yang sudah lama berproduksi di Gabungan Kelompok Perikanan (Gapokkan) Subur Jaya Dusun kecemek Desa Bayur Kidul Kecamatan Cilamaya Kulon. Meskipun jarang diakses bantuan pemerintah, diam - diam pindang khas Cilamaya yang berproduksi 1.000 picis ikan bandeng pressto perhari ini,sudah tembus distribusi penjualannya ke sembilan Kabupaten/Kota. Bahkan bantuan pihak swasta,  ikut mendorong kelancaran Distribusi berupa kendaraan bermotor yang menjemput setiap harinya.

Ketuua Gapokkan Subur Jaya H Nur Halim mengatakan, produksi olahan ikan bandeng menjadi pindang di kelompoknya,  diakui sudah semakin moncer, bahkan dalam sehari kini mampu memproduksi 1000 pic ikan pindang presto bandeng lunak duri,  hal itu tentu saja tidak instan karena untuk memproduksi ribuan ikan pindang presto tersebut, pihaknya sudah diperbantukan 10 orang karyawannya dalam mengolah ikan bandeng asli Karawang ini . Sebab,  mendapatkan ikan bandeng yang khas Karawang itu selera rasanya berbeda dari Bandeng  Kabupaten lainnya. Dirinya Sebut Halim, membeli bandeng langsung ditambak-tambak Karawang, mulai dari Pakis, Ciparage, hingga Muara Cilamaya untuk kemudian diolah menjadi Pindang yang berkualitas dan berselera." sekarang kita mampu produksi Rp1.000 presto ikan bandeng pindang lunak Duri, belum dari perajin budidaya lainnya, karena memang Bayur Kidul ini adalah pusat olahan ikan pedang terbesar di Karawang," Ujarnya.

Dibantu pihak swasta,  sebut Halim pihaknya saat ini sudah memiliki puluhan unit motor untuk mendistribusikan penjualan pindang bandeng tersebut, bahkan saat ini sudah menembus sembilan kabupaten kota menjadi sasaran distribusi ikan bandeng tersebut, seperti Karawang, Cirebon Indramayu, Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung , Kabupaten Bekasi, Jakarta, Tangerang dan Subang.  Per 1 unit motor,  sambung Halim membawa sekitar 100 bandeng presto yang dipasarkan langsung di kota-kota besar. Hasilnya, cukup menggembirakan, karena rata-rata setiap hari habis terjual. Jika di agen, harga pindang presto bandeng tersebut di banderol Rp 11.000, sementara ke tangan masyarakat bisa mencapai Rp 12.500 perpicis. " yang mengolah ikannya 10 orang dan yang menjual 12 orang, alhamdulillah kita distribusikan ke 9 Kabupaten,/kota," Ungkapnya.


Lebih jauh Nurhalim menambahkan, berkat berkembangnya usaha olahan ikan pindang ini, pihaknya mendapat penghargaan juara 1 Ketahanan Pangan tingkat Provinsi Jawa Barat dan mendapati hadiah Rp 10 juta. Ia berharap, prioritas perhatian Pemerintah bisa terus massif untuk mengembangkan usaha olahan ikan bandeng khas Karawang ini, sebab, di jual dimana pun, Pindang yang sudah bersertifikasi Halal dan PIRT dan BPOM Dinkes ini, yang dibawa tetap brand Karawang . Apalagi, lokasi produksinya ini tak jarang menjadi balai pelatihan ormas, LSM, Aktivis, mahasiswa dan penelitian ilmiah lainnya,"  Alhamdulillah kita dapati penghargaan sebagai Juara 1 Ketahanan Pangan tingkat Jawa Barat akhir Desember kemarin," Katanya.
Posting Komentar