Dewan Minta Cadangan Benih Paska Banjir - PELITA KARAWANG
Dewan Minta Cadangan Benih Paska Banjir

Dewan Minta Cadangan Benih Paska Banjir

Share This
KARAWANG. - Banjir di prediksi masih menggenang area pesawahan beberapa hari kedepan jika curah hujan masih mengguyur di Kecamatan Tempuran, Cilamaya dan Telagasari. Mengantisipasi gagal tanam setelah persemaian dan tanam digolongan air 3, 4 dan 5 wilayah hilir, Dinas Pertanian didesak segera turunkan bantuan benih bibit gabah bagi petani yang hendak tanam ulang dan persemaian. 

Hal itu dikatakan Anggota Komisi B DPRD Karawang Mulya Syafari saat Reses Bersama Kepsek se Kecamatan Lemahabang di Pemancingan RM H Maman Desa Ciranggon Kecamatan Majalaya Selasa (6/2).


Kades Pancakarya, Atta Sutisna Jilun mengatakan, Dinas dan Pemkab dimintanya agar meninjau lautan di Layapan, karena ratusan hektar sawah dibahu kanan dan kiri jalan sudah terendam banjir, bahkan sebahagianya sudah tanam. Pengadaan benih diperlukan untuk mengganti tanaman yang diperikarak membusuk setelah terendam 3 hari terakhir. " Cadangan benih dari mana petani, maka Pemkab harus menggantinya segera," Katanya.

Menurut Dewan PBB ini, para petani sudah kadung sawahnya banjir di bebarapa lokasi seperti Tempuran, Telagasari dan Cilamaya, karenanya, ancamam membusuknya tanaman paska banjir mulai dirasakan para petani, baik di masa persemaian maupun yang sudah ditandur akibat luapan saluran pembuang. karenanya, para petani sangat membutuhkan benih baru yang berkualitas untuk antisipasi gagal tanam tersebut, maka dari itu, Dinas Pertanian dimintanya agar segera turunkan benih agar bisa ditanam ulang, sekaligus juga bisa memberikan imbauan batas tanam yang baik untuk memastikan cuaca sudah kembali normal." Yang banjir jelas kita dorong agar Dinas segera turunkan benih, karena kondisi sawah sudah banyak yang gagal tanam," Katanya.

Lebih jauh Mul menambahkan, banjir yang beberapa hari terakhir membuat areal pesawahan rusak, diakibatkan bebrapa saluran air yang macet dan dangkal. Cibulan-bulan misalnya, disana pengerukan dibagian utaranya masih belum tuntas, begitupin saluran air di Jayanegara - Manggungjaya, ada sodetan yang lama tidak difungsikan lagi, sehingga jika dibiarkan tidak dibuka kembali sodetannya, banjir dengan benturan jalan cor yang tinggi, bisa lambat mengalir yang muaranya tetap ke Cibulan-bulan. Oleh karenanya, Komisi B siap mendorong, agar kiranya BBWS, PJT maupun PUPR agar bersinergi untuk menuntaskan pengerukan dan normalisasi." Semoga saja pengerukam juga segera cepat ditanggapi, kondisinya sudah harus cepat direalisasikan," Pungkasnya.
Posting Komentar
bkd