Ini Permintaan Kades Kepada Bupati Karawang

Karawang-.Besaran Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang yang lebih tinggi daripada APBD Kabupaten tetangga, tak menjadikan Karawang terlihat lebih elok. Mulai dari tata kota, infrastruktur kewilayahan, hingga honor Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang terpaut jauh.Padahal,dengan selisih 1 trilyun seharusnya Karawang bisa lebih sejahtera.Para Kepala Desa menganggap Bupati Karawang tidak mampu mengelola dan memanfaatkan keuangan yang begitu besar tersebut.

Kepala Desa Mulyajaya yang sekaligus Ketua Baladewa (Barisan Kepala Desa Wilayah Utara) Endang Amd, menyoroti besaran APBD Kabupaten Purwakarta yang lebih rendah daripada Kabupaten Karawang yakni Rp 3,2 Triliun.Mampu memberi para kadesnya honor sebesar Rp 8 juta, infrastruktur dan tata kelola kotanya pun jelas terlihat.

"Bupati Karawang tidak bisa naikan honor perangkat Desa dan BPD. Honor kades Karawang saat ini hanya Rp 3 juta, sedangkan honor kades Bekasi 12 juta, dan ketua BPD 2.5 juta. Masa karawang tidak mampu naikan 50% dari Bekasi dan Purwakarta?" kata Endang saat di temui awak media beberapa waktu yang lalu.

Menindaklajuti hal tersebut, dirinya menyebutkan telah melakukan koordinasi dengan ketua forum BPD dan sudah mencapai kesepakatan siap mengerahkan seluruh anggota BPD se Kabupaten Karawang untuk mendatangi komisi A, dan meminta kenaikan honor perangkat Desa dan BPD.

"Kalau sudah 60% dari jumlah kades se kab karawang, saya ketua BALADEWA mau bikin surat ke APDESI buat memfasilitasi ketemu komisi A. Dan jika honor kades 12 juta mah, mungkin para kades gak terlalu kalap," tegasnya.

Sementara itu Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Kecamatan Kutawaluya sekaligus Kepala Desa Sampalan, Jamaludin, untuk masalah honor Pemerintah Desa dan BPD sudah di sampaikan kepada para dewan pada saat musrenbang Kecamatan Dapil 2 yang di laksanakan di Kecamatan Kutawaluya beberapa waktu lalu.

"Telah di usulkan kepada para Dewan Dapil 2, karena honor di Bekasi Rp 12 juta, dan purwakarta juga besar. Waktu itu yang usul Ketua Forum BPD, Tamjid BPD," terangnya.

Ditempat berbeda Kepala Desa Karyamakmur Kecamatan Batujaya, Hartasim mengatakan jika kenaikan honor Permerintah Desa terjadi, di pastikan mengambil dari dana Infrastruktur. Pasalnya, dirinya pernah mendapatkan informasi jika untuk tahun 2019 anggaran Infrastruktur akan hilang, atau tidak ada alias leungit di ADD, Honor Pemdes dan BPD akan naik.

"Gak tau naeknya berapa," ucapnya.

Zul
Posting Komentar