Sedang Dijalankan Verifikasi Ulang Hasil Musrenbang di Kabupaten Karawang - PELITA KARAWANG
Sedang Dijalankan Verifikasi Ulang Hasil Musrenbang di Kabupaten Karawang

Sedang Dijalankan Verifikasi Ulang Hasil Musrenbang di Kabupaten Karawang

Share This
PELITA KARAWANG-. Murenbang Kecamatan dan Dapil yang baru saja rampung, ternyata masih belum ada singkronisasi dengan program e Planing yang di canangkan tahun ini. Ajuan yang di input, ternyata tidak sedikit yang tidak muncul dalam aplikasi skala prioritas yang di SK Kan Bupati Karawang.

Atas penolakan sistem aplikasi dalam data input e Planing tersebut, Bappeda Karawang turun gunung untuk memverifikasi ulang ajuan dan kecocokannya.

Ahmad Bagja,Kabid Ekonomi Bappeda Karawang mengatakan, Musrenbang disemua Kecamatan dan Dapil sudah selesai dilaksanakan, tinggal masuk ke tahapan Musrenbang Kabupaten yang akan digelar 15 April yang akan datang. Namun sebelum itu, ia sengaja bersama tim turun kembali ke setiap kecamatan untuk verifikasi ulang ajuan-ajuan dalam Musrenbang, sebab apa yang di input beberapa diantaranya ditolak aplikasi e Planing karena alasan mungkin miss sejak pembuatannya, seperti ajuan Jaling, Japak garapan siapa dan instansi mana, apakah boleh di aspirasi, atau memang sudah masuk di Dana Desa, semua itu sebut Bagja, sudah diatur oleh sistem, sehingga tidak ada data ajuan maupin realisasi yang sudah masuk sistem ini tumpang tindih dalam satu program dengan program lainnya.

Artikata, Anggota DPRD tidak bisa mengklaim jalan hasilnya padahal sudah masuk skala prioritas, atau juga jalan lainnya, karena porsinya sudah diatur sistem ." Kadang yang muncul dengan yang di input beda, nah itu tadi sebelum Musrenbang Kabupaten, kita bereskan dulu," Kata Mantan Kepala Protokoler Bupati ini.

Kasubag Program Kecamatan Lemahabang, Wati Setiawati mengatakan, klarifikasi yang dilakukan Bapeda sangat diapresiasinya, karena memang harus di cocokan ulang dengan skala prioritas dan data yang di input saat Musrenbang Kecamatan dan Dapil, karena jangan sampai apa yang diharapkan Kepala Desa dan masyarakat ini tertolak dalam aplikasi. Karenanya, penyesuaian data dan input agar muncul disistem, di sisir ulang pihak Bapeda agar tidak tumpang tindih." Rapi sekarang mah, kan pake sistem, jadi terdeteksi mana yang masuk dan tidak," Katanya.
Posting Komentar
bkd