Setahun, Linmas Cuma Nikmati Gaji Rp 4 Juta

PELITA KARAWANG. -  Pelindung Masyarakat (Linmas) setiap tahun mendapati kenaikan gaji. Walaupun persentase kenaikan selalu kecil, keberadaan Linmas sebagai akar perlindungan pertama dilingkungan masyarakat desa masih terus semangat mengabdi, betapapun dominasi usianya sudah udzur. Bahkan, Pemkab hanya mampu membayarnya total dikisaran Rp 4 jutaan pertahun, baik dari ADD, Dana Bagi Hasil (DBH) maupun Mako Pol PP.

Salah seorang Linmas asal Desa Muara lama Kecamatan Cilamaya Wetan, Rita mengatakan, dirinya selalu semangat bekerja untuk melindungi masyarakat desa, baik soal keamanan, ronda malam maupun kesigapan saat bencana alam. Pekerjaanya bukan saja disiang hari, tetapi tak jarang sering melaksanakan perintah Kepala Desa dan permintaan masyarakat dimalam hari. Namun, pekerjaannya memang belum sebanding dengan honor yang ia terima setiap bulannya dari Pemkab, betapapun itu, ia tetap bersyukur jika ada pihak terkait yang selalu mengupayakan kenaikannya." Kita kerja kadang siang, bahkan malam hari juga sering," Katanya.

Linmas Muara lainnya, Karsim Kurniawan mengatakan, honor yang ia terima dari Mako Pol PP tahun ini besarannya Rp 250 ribu perdua bulan, itu disyukuri karena sebelumnya kurang dari itu. Selain dari Mako Pol PP, ada juga honor dari Dana Bagi Hasil (DBH), di Desanya ia dapati Rp 1,5 juta pertahun, karena memang dana ini cair setahun sekali, lain halnya dengan ADD,  sudah hampir  6 tahun terakhir tak pernah mengalami kenaikan, sebab, sebut Karsim dari dulu sampai saat ini, dirinya hanya menerima Rp 50 ribu perbulan, cairnyapun setiap 6 bulan sekali. Padahal harapannya, jika ada DBH dan Mako Pol PP sudah naik nominalnya, sumber honor dari ADD juga bisa naik, sekurang-kurangnya Rp 100 ribu perbulan, sebab kebutuhan hidup saat ini sudah serba mahal. Apalagi honor bagian dari Iuran Rutin Desa (IRTD), baginya tidak jelas, karena selama ini yang didapatnya sumber anggaran itu dari tiga tadi, yaitu DBH, ADD dan Mako Pol PP." Kalau IRTD gak kebagian, minimal dari ADD saja dinaikan lah sama Pemkab, minimal jadi Rp 100 ribu perbulan," Katanya.

Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Kecanatan Cilamaya Wetan H Udin Abdul Gani mengatakan, dalam.hal pemberian honor pada Linmas semua desa akan selalu sama, baik yang bersumber dari DBH, ADD maupun Mako Pol PP, hanya saja pendistribusiannya hanya di sanggupi Pemkab untuk 10 orang anggota linmas di masing-masing desa, karena tak jarang disetiap desa anggota Linmasnya berbeda jumlahnya lebih dari 10 orang, maka untuk mensiasatinya diserahkan kembali pada kebijakan para Kepala Desa, hal ini yang membuat anggaran yang diberikannya jatuh ketangan linmas itu berbeda-beda." Pada dasarnya sih sama, hanya yang dikasih sama Pemda jumlahnya 10 orang, selebihnya jadi kebijakan Kades masing-masing," Katanya
Posting Komentar