Wariskan Hutang Gede,67 Kades di Karawang Terancam Tidak Bisa Nyalon Lagi

Karawang,- Tahun 2018 ini, sebanyak 67 Kepala Desa di Karawang habis masa jabatnnya. Namun, sebelum berakhir terhitung SK Agustus - November, para pimpinan Pemerintah Desa itu di ultimatum untuk tidak mewariskan hutang.

Untuk memastikan itu,Inspektorat Karawang berencana garap 67 Desa dengan Pemeriksaan Khusus (Riksus) yang Kepala Desanya akan habis masa jabatan secara detail menyuluruh dalam dokumen 5 tahun terakhir.

Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Karawang, Mukhlis Villy mengatakan, setelah pemeriksaan Tertentu (Riktu) Khusus Dana Desa dan Pemeriksaan Reguler tahunan yang menggarap APBD 2,  pihaknya akan menyelami desa-desa dibulan ke 6 tahun ini dengan Pemeriksaan Khusus (Riksus) akhir masa jabatan. Jumlahnya, sebanyak 67 Desa yang SK Kadesnya akan berakhir tahun ini. Tak tanggung-tanggung, pemeriksaan 5 tahun sekali ini akan lebih detail dan rinci garapannya, karena  yang diperiksanya adalah APBDes, ADD, DBH, PADes. Asset/Bengkok Desa dan Bantuan Gubernur
Selama lima tahun terakhir.Termasuk semua penerimaan yang masuk ke desa berikut fisiknya akan dimonitor secaca komperhensif, itu sebut Mukhlis, sudah seharusnya menjadi konsekwensi, karena sebelum berakhir masa jabatan, Kepala Desa harus steril dan tidak meninggalkam warisan -warisan negatif, betapapun yang bersangkutan yang akan jadi Kades lagi, atau yang lainnya. " Riksus ini akan digelar dibulan 6, dimana semua dokumen 5 tahunan pemerintah desa akan di garap secara detail dam khusus," Katanya.

Mukhlis menambahkan, pemeriksaan ke 67 Kades yang akan berakhir masa jabatannya ini sebutnya, untuk memastikan bahwa Pemerintahan yang dipimpin selama 5 tahun terakhir rapi dan tidak meninggalkan hutang. Sebabz bisa saja kalau dibiarkan tanpa ada pemeriksaan, asset -aseet desa seperti bengkok yang disewakan belum diurus pengembaliannya, atau juga pajak-pajak setiap pembangunannya ternyata masih menunggak. Ini, selain rawan disalahgunakan incumben dalam pencalonan, juga mengancam kredibilitas tata kelola pemerintahan di desa-desa. Karenanya, kalau sampai ada temuan, misalnya LHP masih jauh dari kata sempurna, Inspektorat berkewajiban melaporkan ke Bupati, bahkan saat Pelayanan Satu Atap (Yantap) Pilkades di DPMD, juga masih terlibat nyalon sementara hutang belum tuntas ,bisa saja eksekutor tim mengancam menggugurkan pencalonannya saat Verifikasi, itupun jika LHP Temuannya tidak kunjung diperbaiki dalam tempo waktu 60 hari paska Riksus. Oleh sebab itu, jangan main-main dengan Riksus 5 tahunan ini, maka sebelum Juni, ada baiknya, semua Kades segera merapihkan dan mempersiapkan diri. " LHP akan dibahas di tingkat Penyelenggara, tunggakan Kades,  pajak kah bertahun-tahun, disposisinya dari Bupati ke PMD,, dibahas kepanitia, eksekusi diserahkan ke panitia nanti kalau verifikasi, intinya jangan sampai ada warisan hutang," Katanya.

Sementara itu, di Kecamatan Cilamaya Wetan, selain Desa Mekarmaya dan Muarabaru yang akan berakhir masa jabatan Kepala Desanya, juga Desa Tegalsari. Dikatakan Kadesnya, Nana Suryana, pihaknya akan meletakan jabatan Kades diakhir tahun ini. Soal Riksus dari Inspektorat, diakuinya sudah siap pada saatnya nanti, karena untuk memenuhi setiap kesempurnaan jabatan, tentu harus disiapkan saat ini, seperti semua memori dan laporannya, dan ada pun kekurangan - kekurangan bisa dipenuhi, jikapun kalau ada temuan, diusahakan seminimal mungkin waktunya bisa dimanfaatkan untukemenuhinya." Saat ini saya terus garap peraiapannya, disamping yang pemeriksaan regulernya juga," Katanya.

Kades Muktijaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Sawa Isyarot mengatakan, di Kecamatan ini ada tiga Desa yang berakhir masa jabatan Kadesnya, yaitu Muktijaya, Bayurlor dan Sumurgede. Pihaknya mengaku siap di Riksus, karena memang enggan meninggalkan hal-hal yang belum rapi diakhir masa jabatannya. Disinggung apakah dirinya berniat nyalon lagi di Pilkades 2019 mendatang, Sawa menjawab dengan Diplomatis, bahwa dirinya akan melihat dulu pemetaan kedepannya, kalau ada kesempatan dan kembali didorong masyarakat sebutnya, tidak menutup dirinya akan kembali maju. " Ada tiga desa di Cilamaya Kulon ini, Insya Allah persiapan Riksus sudah kita lakukan karena gak mau ada temuan banyak diakhir jabatan kan,"Ungkapnya.
Posting Komentar