DUA DESA INI REBUTAN PORSI PEMBANGUNAN JALAN - PELITA KARAWANG
DUA DESA INI REBUTAN PORSI PEMBANGUNAN JALAN

DUA DESA INI REBUTAN PORSI PEMBANGUNAN JALAN

Share This
PELITA KARAWANG-. Data dalam program unggulan PUPR 2018, jalanan poros Alang Lanang - Pasirputih dijatah Rp 1,98 Milyar. Namun, jalanan dari timur Desa Rawagempol Wetan sampai Desa Sukajaya itu belum jelas titik realisasi pembanginannya. Merasa wilayahnya sama-sama terparah kerusakannya, dua Desa bersikeras meminta di prioritaskan lebih dulu, bahkan satu diantaranya mengancam memblokir jalanan rusak Rawagempol Kulon (Rakul) Jika Sukajaya lebih diprioritaskan.

Kata Warga Rawagempol Kulon, Suharto Al Amin, sepengetahuanya,  anggaran jalan batang alang lanang - pasirpuih tahun 2018 sekitar Rp 2 Milyar. Kabar yang santer terdengar, konon pelaksanaannya akan direalisasikan untuk Rakul Kecamatan Cilamaya Wetan dan Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon, padahal,  anggaran sebesar itu untuk Rakul saja belum cukup semua, bahkan,  para pejabat terkait juga tahu betapa rusak parahnya jalan di Dusun Tumaritis RT 12/05. Bahkan, dirinya mengklaim, sudah komunikasi langsung pada ibu Bupati lewat assistennya yang membenarkan bahwa realisasi anggaran jalan Rp 2 Milyar itu tahun ini. 

Dirinya, sebagai warga Desa Rakul,  memohon utamakan dulu yang benar-benar rusak parah, kalaupun terjadi pembagian dengan Sukajaya sambung Harto, ia balik khawatir akan terjadi ketidak puasan dari masyarakat Rakul itu sendiri, jadi, sebelum pelaksanaan kiranya pejabat terkait bisa meninjau ulang  dan memperhatikan jeritan masyarakat Rakul.

Bahkan, ancamnya, jika masih ngotot memprioritaskan Sukajaya,  Masyarakat akan memblokir akses mobil cor yang melintas,  jika pengecoran jalan Rakul masih ditunda-tunda dan mendahulukan Sukajaya, apalagi akan ada pembagian alokasi tersebut. " Kalau dibagi-bagi jatah dan mengutamakan Sukajaya, kita akan Blokir, wong jelas-jelas jalanan di Rakul lebih rusak parah kok," Katanya.

Sementara itu, Kades Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Abdul Gofur Rastra mengatakan, anggaran dalam draft dan data yang ia terima dari PUPR adalah Rp 1,98 Milyar, itu untuk pentingkatan akses jalan Alang lanang - Pasirputih, namun perlu di catat bahwa spek lokasi yang tercantum itu adalah Kecanatan Cilamaya Kulon, sehingga asumsinya anggaran itu akan direalisasikan di Sukajaya yang masuk Kecamatan Cilamaya Kulon. Hanya saja, melihat panjang jalan yang rusak di Sukajaya sekitar 650 meter, maka anggaran yang diperlukan di Sukajaya adalah sekitar  Rp 850 jutaan,  sehingga ada kelebihan anggaran yang tersisa dan bisa ke Sukakerta maupun Rawagempol Kulon Kecamatan Cilamaya Wetan. Sangat wajar, jika dirinya sebagai Kades berasumsi bahwa Sukajaya harus tuntas aksssnya sampai Pasirputih, sebab, selain spek yang tercantum adalah Cilamaya Kulon, juga ajudan Bupati sudah mengawal sesuai janjiya bahwa Sukajaya tuntas jalannya tahun ini. Adapun jika ada istilah ancaman blokir jalan rusak jika Desanya di prioritaskan, menurutnya itu sah-sah saja sebagai luapan kekecewaan masyarakat, namun tanpa menghalangi realisasi yang sudah jadi domain PUPR.

Karena, itu balik lagi pada kemampuan program dan menjemputnya. " Sukajaya dijanjikan tuntas tahun ini, bahkan dalam spek Alang Lanang - Pasirputih iti tercantumnya Kecamatan Cilamaya Kulon, bukan Cilamaya Wetan, jadi wajar jika saya beranggapan jalan rusak Sukajaya lebih diutamakan," Katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Wilayah Tempuran, Ujang mengatakan, tidak ada alokasi anggaran Rp 2 Milyar untuk akses Alang Lanang - Pasirputih, dirinya bingung, para Kades dan warga dapati data dari mana. Padahal, sekarang ini rata dialokasikan Rp 300 juta seperti Posisinya di Sukajaya, sementara di Rawagempol Kulon Kecamatan Cilamaya Wetan, lain lagi Anggarannya dari rehab sekitar Rp 200 jutaan, bahkan, ia yakinkan bahwa yang rusaknya tertutup semua. Bahkan, sudah disurvey dan tinggal pelaksannaan." Yang jelas mah anggaran Rp 300 jutaan, dan rakul Rp  200 juta dari rehab, soal data Rp 2 Milyat kaget saya dari mana itu, banyak data gak sesuai " Tutupnya.
Posting Komentar
bkd