• Breaking News

    Ketegangan Antara Cakep dan Kepsek Periodesasi Di Karawang Harus Segera di Akhiri, Masa Harus Menunggu Mati atau Pensiun

    PELITAKARAWANG.COM-.Ketegangan antara Calon Kepala SD (Cakep) dengan Kepsek Priodesasi,diminta untuk di sudahi.  Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) diminta tepati janji untuk melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS).(14/3/2018).

    Ketua PGRI Cabang Cilamaya  Kulon,Hasan S.pd mengatakan,polemik antara Cakep,Dinas dan Kepsek priodesasi harus segera diredam. Sebagai ASN dengan latar belakang  pendidikan,tidak elok rasanya menyimak ketegangan dan argumantatif antara Cakep, Kepsek yang priodesasi maupun PGRI.Untuk itu,satu-satunya solusi, sebut Hasan, adalah mempercepat merealisasikan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) ,yang sebelumnya di janjikan Dinas sejak Januari 2018.Sehingga,dengan PKKS yang dibentuk antara Pengawas, tim dari Dirjen Kemendikbud dan Koorwil setempat,bisa terdeteksi dengan profesional grade kelayakan atau, tidaknya Kepsek berlanjut menjabat,sebab, ratusan Kepsek yang sudah di seleksi ini menunggu giliran menjabat Kepsek sudah lama.

    Masa iya sebut Hasan, kalau PkKS tidak kunjung digelar, Cakep menunggui Kepala SD yang priodesasi dengan status sampai pensiun,mundur atau meninggal dunia.Karena itu, sebut Hasan, PKKS ini harus segera dilaksanakan sebagai jalan tengah meredam polemik yang ada.Cakep masih memiliki harapan dan yang priodesasi juga dinilai profesional kelayakannya." Jalan meredam itu ya harus digelar PKKS, itu kan janji sejak Januari, saat ini ditunggu agar polemik ini bisa di sudahi," Ungkapnya.

    Hasan menambahkan,PGRI dalam menyikapi ini sebenarnya dalam posisi dilema, karena baik Kepsek priodesasi maupun Cakep adalah sama-sama anggota PGRI,hanya saja ia sarankan agar Dinas kiranya bisa usulkan PKKS ini di segerakan.Sebab,PGRI Kecamatan tak jarang menjadi ajang curhat,keluhan dan bahkan, kritikan menyikapi persoalam ini," Dilema juga kita, karena dua-duanya juga anggota PGRI," Ujarnya.

    Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cilamaya Kulon, Nur Syahroni S.Pd mengatakan,Kepsek priodesasi sejauh ini masih menunggu penilain kinerja dari Dirjen GTK yang akrab disebut PKKS, termasuk yang periodesasi April nanti. Namun, waktu pelaksanaan tepatnya belum tahu,sebab sampai pertengahan Maret ini masih belum ada kabar kapan PKKS ini bisa direalisasikan.Sebab, di Kecamatan Cilamaya Kulon ini ada sekitar  15 orang yang Kepseknya habis 12 Januari lalu,namun masih bertahan karena dengan dasar surat pemberitahuan atau edaran dari Kepala Dinas Kabupaten yang telah diterima.Hasil dari PKKS ini nantinya, belum tentus semua Kepsek itu lolos semua, karena dibuat Skala khusus,tergantung hasil penilaian kinerjanya,untuk itu, sebut Kepala SDN Langgensari II ini, K3S berharap agar Dinas segara jemput bola agar dilakukan penilaian kinerja,supaya K3S,Kepsek termasuk Cakep, sama-sama merasa tenang dalam bekerja."Agar tenang dalam bekerja,ya segera lakukam PKKS ini, itu yang terpenting," Sarannya.

    Ruri.
    Posting Komentar


    Post Bottom Ad