• Breaking News

    Koperasi Di Karawamg Yang Tak Jalankan RAT Bakal Dibubarkan

    PELITA KARAWANG.- Memasuki bulan ke 3, sebanyak 1,5 ribuan Koperasi di Karawang diwanti-wanti untuk segera melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2017. Bahkan, jika sampai Koperasi yang sudah berbadan hukum tidak menjalankan RAT tiga tahun berturut-turut, terancam dibubarkan karena dianggap tidak sehat dan kolaps.(4/3).

    Ketua Koperasi Guru Lemahabang (KGL) Ahmad Firdaus S.Pd mengatakan, pihaknya mengakui belum melaksanakan RAT tahun buku 2017 ini dari yang seharusnya biasa dilaksanakan Februari, karena masih menunggu rapat bersama pengurus dan badan pengawas, disinggung waktu, ia pastikan koperasinya masih sehat dan siap RAT pada akhir Maret ini. " Masih kita rapatkan dengan anggota, insya Allah kita akhir Maret ini, sekitar tanggal 20 an kesana," Katanya.

    Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Karawang H Surisno mengatakan, RAT paling lambat harus digelar semua Koperasi antara Februari dan Maret, karena dalam UU, yang paling bagus menutup buku dan menggelarnya adalah 3 bulan setelah tahun buku. Ia pastikan bahwa, Koperasi yang tidak bisa menggelar RAT berarti bermasalah dan keuangannya sedang kurang baik, bahkan jika Koperasi tidak bisa RAT 3 tahun berturut - turut dan tidak ada kegiatannya,  bisa dicabut badan hukumnya alias dibubarkan, karena RAT adalah nafas maju dan tidaknya Koperasi. " RAT harus dilaksnakan tiga bulan setelah tutup buku, artinya maret, kalau sampai gak RAT berarti ada masalah yang kurang baik," Ungkapnya.

    Lebih jauh Risno menambahkan, pihak Dinas sebutnya, Sudah dari awal kirim surat supaya koperasi melaksanakan RAT , khususnya yang masih aktif, karena RAT termasuk kategori koperasi dalam pengawasan Dinas. Apalagi, terhitung  Februari kemarin, baru 70 koperasi yang melaksanakan RAT, sementara sepanjang tahun 2017 kemarin mencapai 186 Koperasi yang sudah RAT, padahal jumlah Koperasi ini ribuan, hanya saja kebanyakan dahulunya adalah KUD, sehingga yang masih aktif jumlahnya sedikit. Karenanya banyak koperasi yang RAT dan sebagian lainnya juga ada yang dalam proses pembubaran.

    "Sekarang hanya dapat dihitung dengan jari yang masih aktip, sebab banyak koperasi yang dibentuk itu hanya ingin dapat bantuan saja, sementara usahanya tidak jalann, Sehingga jarang aktif," Pungkasnya.
    Posting Komentar


    Post Bottom Ad