• Breaking News

    PPG Karawang Tampung Anak Kurang Gizi

    iLUSTRASI
    PELITA KARAWANG-. Peka memiliki anak usia balita dan masa pertumbuhan lambat, baik berat badan, tinggi badan dan lingkar lengannya, sudah barang tentu masyarakat mencari unit Gizi.  Namun, dari 50 Puskesmas di Karawang, Panti Pemulihan Gizi (PPG) hanya di miliki di  11 Puskesmas saja.
    Petugas Pemulihan Gizi (PPG) Puskesmas Telagasari, Junaidah mengatakan, masyarakat yang memiliki keluhan anaknya lambat pertumbuhannya, baik berat badan, tinggi dan lingkar lengan saat datangi Puskesmas, biasa masuk ke unit KIA. Namun, jarang banyak yang tahu, bahwa di Puskesmas juga memiliki unit khusus menangani anak yang diduga gizi kurang dan mal nutrisi tersebut. Namanya, Panti Pemulihan Gizi (PPG) yang sudah ada di Puskesmas Telagasari, hanya saja keberadaan PPG ini terbatas di 5 Puskesmas saja, yaitu Puskesmas Telagasari, Cilamaya, Rengasdengklok, Cikampek dan Klari saja. Khusus Telagasari, PPG yang aktif setiap hari senini ini, menerima kunjungan pasien anak terbuka di wilayah sekitar Telagasari, Lemahabang, Majalaya dan Tempuran." Kita punya PPG, aktif kegiatannya setiap hari senin mengecek perkembangan pertumbuhan anak yang dianggap mal Nutrisi," Katanya.

    Jun menambahkan, sebelum masuk PPG, anak di validasi dulu masuk kategori apa saja, apakah Gizi Kurang, Kurang Gizi atau mal nutrisi, karena sebagai penanganannya, di PPG ini disediakan Pendamping Makanan Tambahan (PMT) dan cheking pertumbuhannya setiap minggu, baik berat badan, tinggi dan lingkar lengannya. Sejumlah faktor bisa saja memperlambat pertumbuhan anak, seperti infeksi dari penyakit tertentu, Ekonomi dan lainnya, untuk itu sambung Jun, PPG ini penting untuk pendampingan, pembinaan dan pemeriksaannya, bahkan bisa menjadi wahana konsultasi ibu bayi pada dokter di Puskesmas." Nanti anak itu di validasi kriterianya, masuk PPG atau tidak, kita dampingi dan rutin dipantau perkembangannya seminggu sekali," Ungkapnya.

    Lebih jauh Ia menambahkan, PPG ini baru banyak di kunjungi anak dan balita dari Telagasari saja, dalam seminggu ada sekitar 10 pasien datang konsultasi dan rutin memantau perkembangannya.
    Karena di POG itu ada dokter, Promkes dan petugas Gizi, sehingga anak bisa langsung ditangani ahlinya. Karena, jika ke Puskesmas yang tanpa PPG, biasanya diarahkan ke KIA, tapi penanganan lanjutan bisa diarahkan ke PPG di Puskesmas yang tersedia." Dalam penanganannya, ada dokter, petugas gizi dan promkesnya dalam PPG, silahkan manfaatkan," Pungkasnya.

    Warga Ciwulan, Sita (30) mengatakan, dirinya datangi Puskesmas untuk konsultasi ke PPG ini, karena diakuinya anaknya yang baru berumur 4 tahun, seperti lambat pertumbuhannya. Dirinya tak sungkan memeriksanakan putrinya diruangan PPG untuk dicatat rutin rekam mediknya, mulai berat badan, tinggi badan dan linggar lengan. Tidak hanya itu, setelah di PPG, ia diarahkan konsultasi pada dokter Puskesmas kaitan larangan dan anjuran makanan minuman yang boleh dikonsumsi putrinya selama masa pertumbuhan. sekaligus juga, dokter merekomendasikan resep obat dan pemberian makanan tambahan buat putrinya. " Pelayanannya bagus, PPG ini akan dirutinkan, karena kalau sudah konsultasi rasanya lebih plong," Ungkapnya.

    RURI
    Posting Komentar


    Post Bottom Ad