Puskesmas Lemahabang dan Telagasari Karawang Tidak Ada Layanan USG - PELITA KARAWANG
Puskesmas Lemahabang dan Telagasari  Karawang Tidak Ada Layanan USG

Puskesmas Lemahabang dan Telagasari Karawang Tidak Ada Layanan USG

Share This
PELITAKARAWANG.COM-.Dua Puskesmas induk di Kecamatan Lemahabang dan Telagasari statusnya sudah Poned beberapa tahun terakhir,namun dua-duanya tidak bisa optimal melayani masyarakat,khususnya ibu hamil. Pasalnya,ketiadaan pelayanaan USG di dua fasilitas kesehatan milik Pemerintah itu, kalah maju dibanding klinik dan Rumah Sakit disekitar dua kecamatan setempat.

" Ke Lemahabang ada USG tapi gak ada dokter khususnya, begitu juga di Telagasari, Puskesmasnya baik dokter maupun alat USG juga gak ada, kalau ke Klinik dan Rumah Sakit kan biaya USG nya lebih mahal," Sesal seorang Ibu hamil asal Telagasari, Sita (29).

Menurutnya, USG di Puskesmas seharusnya ada, baik alat maupun dokternya, apalagi yang berstatus Poned. Karena Telagasari ini menbawahi 14 Desa, begitupun Lemahabang yang 11 Desa masyarakatnya. Disisi lain, Kecamatan lain dengan dua Puskesmas justru lengkap USG nya. Ia curigai, ketiadaan USG ini justru menguntungkan Klinik-Klinik sekitar, bahkan membanderol harga Rp 150 - 300 ribu per satu kali USG, sementara di Puskesmas kalau ada, lebih hemat dan efisien bagi maayarakat karena hanya di patok Rp 50 ribuan saja. " USG ini penting bukan untuk Ibu hamil saja, tapi bagi perempuan yang di deteksi Kista dan lainnya di dalam perut," Sesalnya.(20/3/2018).

Kepala Puskesmas Telagasari,Asep Saepul Bahri S.Km, sejak Puskesmasnya jadi Poned, diakuinya selama itu belum memiliki USG, maupun dokter khusus USG. Mungkin, sebut Asep, setelah penetapan Puskesmas jadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) nanti,pengadaam USG bisa dioptimalkan, karena Biasanya,  tidak perlu mengajukan pengadaannya, sebab dasarnya adalah ketersediaan alat dan kebijakan dari Dinas Kesshatan."Belum ada pak, mungkin nanti setelah BLUD ada pengadaannya. " Katanya.

Asep menambahkan,Setiap poned tidak harus memiliki USG, tapi sebaiknya memang memilikinya, sehingga peran poned akan sangat bermanfaat untuj para ibu hamil, baik untuk mengetahui kesehatan janin, maupun mendeteksi jenis kelaminnya. Walau demikian, sambungnha,  pihaknya sudah merencanakan untuk mengadakan layanan USG, tinggal tunggu waktunya saja." Poned gak harus ada USG, tapi penting ada USG untuk ibu hamil," Ujarnya.

H Rasidi S.Km Kepala Puskesmas Lemahabang mengatakan hal serupa. Untuk melayani ibu hamil dari 11 Desa, sejauh ini ia akui bahwa di Puskesmasnya belum bisa ada pelayanan. USG ini sebut Rasidi, ada alatnya di Puskesmas, tapi dokter yang khusus USG ini belum ada selama 3 tahun terakhir,sebab, dokter yang garap USG ini harus khusus dan tidak sembarang, karena ada pelatihan dan spesialisnya. Apalagi, selama 3 tahun terakhir ini, belum ada pelatihan lanjutan khusus dokter USG ini.Disinggung lambannya pengadaan layanan USG dibanding klinik yang lebih progres memberikan layanan dengan harga mahal, Rasidi mengaku bahwa pihaknya sudah mengajujan untuk ada pelatihan lagi, namun sejauh ini memang belum ada jadwal lagi." Kita sudah ajukan ada pelatihan lagi dokter USG, tapi belum ada jadwal lagi " Keluhnya.
Posting Komentar
bkd